Sarah Peserta JKN-KIS
RASAKAN MANFAAT JKN-KIS: Salah satu peserta JKN-KIS yang terdaftar sejak tahun 2019, Sarah Sayidina Amrtha Putri rutin membayar iuran JKN-KIS. FOTO: IST/NET

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Menjadi pahlawan tidak selamanya harus ikut berperang. Menjadi pahlawan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan menjadi peserta JKN-KIS. Melalui iuran yang dibayarkan secara rutin dengan nominal yang tidak besar, dan masih dapat dijangkau semua kalangan, maka akan memperpanjang hidup orang lain. Seperti yang dilakukan Sarah Sayidina Amartha Putri dan keluarganya.

Terdaftar sejak tahun 2019 lalu, Sarah dan keluarganya hingga kini rutin membayar iuran JKN-KIS. Bukan tanpa alasan, hal itu mereka lakukan sebagai bentuk proteksi diri jika suatu saat membutuhkan pengobatan.

Selain itu, hal itu mereka lakukan dengan niat membantu orang lain yang membutuhkan. Meski tidak besar, namun kontribusi Sarah dan keluarganya tentu akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan.

“Alhamdulillah jika banyak yang terbantu berobat oleh iuran yang saya dan keluarga saya bayarkan. Kami memang mendaftar sebagai bentuk proteksi diri, karena kondisi kesehatan bisa berubah dalam sekejap. Dari yang sebelumnya sehat, bisa langsung jatuh sakit. Jadi sangat penting untuk melindungi diri dengan menjadi peserta JKN-KIS,” kata Sarah, Kamis (29/04).

Sarah menyebut, bila suatu saat butuh pengobatan, maka seluruh pesera langsung bisa mendapatkan pelayanan hanya dengan menunjukan kartu JKN-KIS miliknya. Meski dirinya dan keluarga selalu memperhatikan status keaktifan JKN-KISnya, dirinya berharap agar kartutersebut tidak digunakan, dan berharap selalu diberikan kesehatan.

“Biarlah iuran yang keluarga saya bayarkan terus digunakan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan. Dan semoga apa yang kami lakukan selama ini dapat menjadi ladang amal bagi kami sekeluarga,” ungkap Sarah.

Lebih lanjut, Sarah mengajak kepada semua orang untuk segera mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS dan juga rutin membayar iuran. Sehingga akses untuk berobatnya menjadi lebih baik. Bisa berobat tanpa terkendala masalah biaya yang selama ini seringkali menjadi momok bagi orang-orang yang berobat sebagai pasien umum.

“Harapannya memang BPJS Kesehatan selalu berbenah ke arah yang semakin baik. Yang belum optimal agar semakin optimal dan yang sudah optimal akan terus optimal, karena hal ini berkaitan dengan hidup orang. Jadi jika Program JKN-KIS berjalan dengan optimal, maka tidak akan ada lagi orang-orang yang akan kesulitan untuk berobat. Saya sendiri sudah sering melihat bagaimana Program JKN-KIS membantu orang-orang dan mereka sangat bersyukur,” tutup Sarah. (DT/mr)