polsek sukmajaya jemput lansia
PEDULI : Kapolsek Sukamajaya, Camat Cilodong, Lurah Kalimulya, Bhabinsa serta pengurus Kampung Siaga Tangguh Jaya (KSTJ) RW 11 Kalimulya, melakukan penjemputan kepada lansia yang akan melakukan vaksinasi. FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, KALIMULYA – Polsek Sukmajaya siap melakukan penjemputan kepada lansia yang memerlukan bantuan untuk datang ke lokasi vaksinasi massal.

Kapolsek Sukmajaya, AKP Syafri Wasdar menjelaskan, jika ada masyarakat yang merasa kesulitan ataupun membutuhkan bantuan, maka pihak Polsek dan jajaran siap melakukan penjemputan untuk ke lokasi vaksinasi.

“Hari ini, kami melakukan penjemputan pada pasangan suami istri yang sudah berusia lanjut. Karena memang, anaknya melaporkan kepada kami bahwa orang tuanya membutuhkan bantuan, sehingga langsung kami jemput ke lokasi,” ujarnya disela-sela kegiatan vaksinasi virus Korona (Covid-19) di Perumahan Taman Anyelir, RW 11, Kelurahan Kalimulya, Kecamatan Cilodong, Senin (14/06).

AKP Syafri menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk membantu masyrakat agar bisa tervaksin semuanya. Oleh karena itu, jika memang ada yang perlu bantuan untuk bisa sampai ke lokasi vaksinasi, pihaknya akan membantu.

“Dalam kegiatan vaksinasi kali ini, disediakan 165 dosis vaksin, dan yang menjadi prioritasnya adalah lansia,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut pun, ada beberapa orang yang tidak bisa mengikuti vaksin. Lantaran, dalam pemeriksaan oleh petugas kesehatan, kondisinya tidak lolos kriteria untuk divaksin.

“Rata-rata yang belum bisa divaksin karena, tekanan darah tinggi ataupun memiliki penyakit penyerta. Tetapi kami berharap, melalui vaksinasi ini dapat memutus penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Salah satu lansia yang dijemput, yakni Endang Suharti (71) mengucapkan terimakasih karena dirinya dan suaminya begitu dilayani dengan baik, bahkan sampai dijemput.

“Pelayanannya sangat baik, masyarakat sangat dipedulikan. Saya mengucapkan terimakasih untuk Kapolsek, Camat, Lurah dan semuanya yang sudah memfasilitasi,” ungkapnya.

Awalnya, Endang sempat merasa takut untuk mengikuti vaksinasi, karena memiliki penyakit penyerta. Tetapi, mendapatkan edukasi dan diperiksa kondisi kesehatannya, akhrinya berhasil di vaksin.

“Awalnya saya takut, karena memang punya penyakit diabetes. Tetapi kata dokter, kalau sudah minum obat secara berkala dan tidak ada keluhan yang di rasa boleh di vaksin. Alhamdulillah, akhirnya bisa di vaksin, semoga semakin sehat dan terhindar dari virus,” tandasnya. (rd/tul)

 

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Pebri Mulya