sidangan
ILUSTRASI : Suasana sidang yang berlangsung di Ruang Chakra, Kantor Pengadilan Negeri Depok, Kawasan Boulevard GDC. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Sidang pelaku pembunuhan di Sawangan yang dicor ke dalam ubin atas nama Juwana dan Herudin, dengan agenda tuntutan terpaksa harus ditunda, Selasa (8/6). Keputusan tersebut disampaikan Pengadilan Negeri (PN) Depok akibat belum turunnya rencana tuntutan dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.

“Iya sidang Juwana dan kawannya ditunda sampai pada tanggal 14 Juni mendatang,” kata Humas PN Depok, Ahmad Fadil saat dikonfirmasi Radar Depok, Selasa (8/6).

Dia menerangkan, penundaan sidang tuntutan kepada pelaku tersebut, dikarenakan rencana tuntutan dari Kejati Jawa Barat belum turun ke Kejaksaan Negeri Depok. “Iya infonya demikian dari Jaksa Penuntut Umum yang bersangkutan. Tuntutannya belum turun dari Kejati Jawa Barat,” terangnya.

Dia pun tidak mengetahui pasti mengapa rencana tuntutan dipengang langsung dari Kejati Jawa Barat. Sehingga yang berwenang menjelaskan adalah JPU. Pada sidang dakwaan beberapa waktu lalu, pelaku di jerat Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

Kejadian diketahui tindak pertama yang dilakukan terdakwa Juwana, terjadi pada Kamis 27 Agustus 2020 sekitar pukul 24:00 WIB, yang bertempat di Kampung Cibaid RT1/6 Desa Bantar Karet, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Selanjutnnya, kejadian tindak pidana kedua Juwana alias Juan Bin Rustani, kejadiannya pada Minggu 8 November 2020, sekira pukul 01:00 WIB atau setidaknya pada waktu tertentu, yang bertempat di kontarakan Gang Kopral Daman RT1/3, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan.

“Terdakwa telah melakukan dengan sengaja dan dengan direncanakan terlebih dahulu menghilangkan nyawa orang lain yakni korban pertama Muhammad Syarifudin dan korban kedua Dedi,” tandas Fadil. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet KelmanutuĀ 

Editor : Fahmi AkbarĀ