mengenal covid-19 varian delta

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengumumkan secara resmi hasil pemeriksaan laboratorium Whole Genome Swquencing (WGS). Dari 10 specimen warga Depok yang dilakukan pemeriksaan, hasilnya keseluruhan dinyatakan Positif virus Korona (Covid-19) Varian Delta B.1.617.2.

Walikota Depok, Mohammad Idris menjelaskan di Kota Depok telah ditemukan 10 orang terjangkit virus Korona dengan varian B.1.617.2 atau Delta. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Laboratorium LIPI menggunakan Laboratorium Whole Genome Sequencing (WGS).

“Saat ini, hasilnya 10 orang dinyatakan Positif Covid-19 Varian Delta,” katanya.

Specimen tersebut berasal dari pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan hasil CT(cycle threshold) Value yang kecil (dibawah 30) serta memiliki sejumlah kriteria, diantaranya penularan yang cepat di masyarakat atau lokal tertentu, Orang yang baru mendarat dari negara asing, dan Mulai menginfeksi kelompok yang sebelumnya tidak rentan (misalnya anak-anak).

“Orang sudah di vaksin tetapi terinfeksi, penyintas Covid-19 terinfeksi kembali, serta kematian dengan comorbid penyakit menular,” tuturnya.

Idris mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan masyarakat dengan menaati protokol kesehatan secara ketat. Guna melindungi diri dari paparan virus Korona, terlebih Varian Delta B.1.617.2  sangat cepat tingkat penularannya, dan menghasilkan penyakit berat. Juga membutuhkan hospitalisasi atau tindakan penanganan lebih tinggi.

“Selama tiga minggu terakhir, terjadi peningkatan yang sangat tinggi mengenai kasus Covid-19 di Kota Depok. Dengan positivity rate sebanyak 42.23 persen serta berdampak kepada tingkat keterisian bed ICU dan isolasi rumah sakit hingga mencapai di atas 95 persen,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya