Penerima Bansos Depok
SALURKAN BANTUAN: Petugas penyalur Bantuan Sosial Tunai (BST) saat menyerahkan bantuan dengan mengabadikan foto penerima sebagai bukti. Penyaluran dilakukan door to door, beberapa waktu lalu. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kantor Pos Indonesia Kota Depok telah menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 4.860 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Kecamatan di Kota Depok.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pos Indonesia Kota Depok, Cecep Priadi Usman, Rabu (21/7). “Kami telah salurkan sejak 18 Juli, yang sudah tersalurkan sebanyak 4.860 penerima,” terang Cecep kepada Radar Depok.

Ia menerangkan bahwa alokasi Kota Depok dengan Masa Bayar (MB) XIV tahap empat dan lima sebanyak 131.159 KPM. Besaran nominal tahap 14 yaitu Rp300 ribu, dan tahap 15 Rp300 ribu. “Jadi total di terima KPM sebesar 600 ribu. Itu dua bulan, Mei dan Juni,” papar Cecep.

Cecep menerangkan, sesuai dengan data yang ada di Kantor Pos, bagi penerima setiap wilayah, untuk Kecamatan Beji sebanyak 10.661 penerima, Kecamatan Bojongsari 9.023 penerima, Kecamatan Cilodong 13.064 penerima, lalu Kecamatan Cimanggis 12.535 penerima.

Selanjutnya, Kecamatan Cinere sebanyak 4.787 penerima, Kecamatan Cipayung 10.165 penerima, Kecamatan Limo 6.411 penerima, Kecamatan Sawangan 12.193 penerima, Kecamatan Sukmajaya 16.186 penerima, dan terkahir Kecamatan Tapos 18.407 penerima.

“Selama masa PPKM penyaluran BST dilakukan dengan antar langsung ke rumah KPM atau door to door,” jelasnya.

Ditambahkannya, jika petugas yang diterjunkan dalam penyaluran BST sebanyak 100 orang lebih. Sebab di setiap kecamatan disebar 10 hingga 20 petugas. Sedangkan di Kota Depok memiliki 11 Kecamatan yang tersebar. “Jumlah petugas di setiap wilayah berbeda, tergantung jumlah penerima di suatu wilayah,” tambah Cecep.

Masyarakat selalu diminta berhati-hati selama penyaluran berlangsung. Ditekankan untuk tidak memberikan apapun kepada petugas. Jika ditemukan terjadi pemotongan oleh pihak tidak bertanggung jawab, warga diharap untuk segera menghubungi pihak kantor pos.

“Jangan berikan kalau ada potongan atau apapun, langsung lapor ke kami. Karena saya pastikan tidak ada potongan atau bentuk apapun,” tutupnya. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR