Bencana Meruyung
SOSIALISASIKAN : Lebih dari 50 stakeholder Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo mengikuti penyuluhan program Kelurahan Tanggap Bencana (KTB), Kamis (8/7). ist

RADARDEPOK.COM, MERUYUNG – Lebih dari 50 stakeholder Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo mengikuti penyuluhan program Kelurahan Tanggap Bencana (KTB), Kamis (8/7).

Sosialisasi KTB ini disupport Dinas Sosial dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Depok, yang bertindak sebagai nara sumber dalam kegiatan penyuluhan.

Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Meruyung, Devy Nuryadini Ratnasari mengatakan, pelaksanaan penyuluhan KTB bertujuan, untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan dan penanggulangan bencana. Kegiatan penyuluhan program Kelurahan Tanggap Bencana disupport Dinas Sosial dan Pemadam Kebakaran Kota Depok.

Kami berharap dengan mengikuti penyuluhan tanggap bencana ini, warga memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mencegah dan menanggulangi berbagai jenis bencana. Baik bencana alam maupun bencana yang ditimbulkan dari aktivitas manusia,” kata Devy kepada Harian Radar Depok, Kamis (8/7).

Sehubungan masih dalam kondisi pandemi Covid-19, tidak semua peserta dihadirkan, dan hanya sebagian peserta yang mengikuti penyuluhan secara langsung.

“Sebagian peserta mengikuti penyuluhan secara online termasuk sebagian nara sumber kami menyampaikan pemaparan materi penyuluhan secara online, ini dilakukan untuk memenuhi ketentuan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dia menambahkan, pelaksanaan penyuluhan yang dipusatkan di aula Kantor Kelurahan Meruyung digelar selama dua hari. Sedangkan peserta penyuluhan direkrut dari kalangan para kader PKK dan posyandu, serta pengurus lingkungan dan perwakilan unsur karang taruna.

Terpisah, Lurah Meruyung, Lukman Zaelani meminta, kepada para peserta penyuluhan agar dapat menyosialisasikan kemampuan menanggulangi bencana kepada warga diwilayah masing-masing.

“Ini momentum bagus buat warga untuk mendapatkan ilmu tentang penanggulangan bencana, saya berharap ilmu yang diperoleh dapat di tularkan kepada warga yang tidak ikut penyuluhan,” tutup lurah. (rd/tul)

Jurnalis : Lutviatul Fauziah

Editor : Junior Williandro