tracing limo
TES ANTIGEN : Sebanyak 261` penghuni di Perumahan Vila Mutiara sedang dites antigen, di di lapangan Masjid Al Mamur RT4/11, Kelurahan Grogol Kecamatan Limo Kota Depok, Rabu (21/7). FAHMI/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, GROGOL – Tak ingin Covid-19 terus meluas. Rabu (21/7), Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Limo melakukan tracing rapid antigen massal, di Perumahan Vila Mutiara.

Tes di lapangan Masjid Al Mamur RT4/11, Kelurahan Grogol ini hasilnya, 18 positif dari 261 sasaran. Perlu diketahui Vila Mutiara masuk dalam klaster perumahan yang zona merah, pernah juga penghuni disana sekitar 100-an jiwa positif.

“Warga RW11 di Perumahan Vila Mutiara ada sekitar 261 orang yang di rapid antigen, yang dilakukan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Limo,” terang Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Limo, Ahmad Ubaidillah kepada Harian Radar Depok, Rabu (21/7).

Menurutnya, dari 261 penghuni yang dilakukan tracing, 18 orang dinyatakan positif dan 243 orang negatif. Bagi yang positif petugas kesehatan dan Satgas Covid-19 akan berkoordinasi dengan Puskesmas Limo untuk pengambilan langkah-langkah selanjutnya untuk isolasi mandiri (Isoman).

Vila Mutiara memang sempat tinggi penularannya, pernah sampai 100 lebih penghuni positif. Bahkan masuk zona merah. Mudah-mudahan dengan adanya tracing ini bisa meredam dan mengetahui sejauh mana virus dalam penyebarannya,” jelas pria yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kecamatan Limo ini.

Sementara, Kapolsek Cinere, Kompol Tata Irawan mengungkapkan, swab antigen massal ini bermula ada laporan data dari Puskesmas Limo, di Perumahan Vila Mutiara ada tiga warganya yang meninggal akibat dugaan terpapar Covid-19. “Bersama Puskesmas Limo dan Satgas Penanganan Covid-19 kecamatan berinisiatif untuk melakukan testing dan tracing yang berasal di kawasan Zona Merah, ” ungkapnya.

Setelah kejadian ini, lanjut kapolsek, dari perangkat pengurus RW11 telah melakukan One Get System di Perum Vila Mutiara. Dengan tujuan untuk mengurangi mobilatas warga dan masyarakat dalam memutus rantai Covid-19. “Ini khususnya di wilayah Perumahan Villa Mutiara,” tandas mantan Kapolsek Babelan ini.(rd/hmi)