Abdul Harris Bobihoe
Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe. berbicara tentang kuota haji 2021 Indonesia yang ditutup Pemerintah Arab Saudi. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Abdul Harris Bobihoe mendukung penuh langkah pemerintah pusat dalam menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Karenanya, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 8 (Kota Depok-Kota Bekasi) ini mengajak masyarakat untuk menyukseskan PPKM Darurat yang berlaku di Jawa dan Bali pada 3-20 Juli 2021.

“Kebijakan itu diambil pemerintah sebagai salah satu upaya menurunkan penyebaran virus Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat tajam. Jadi masyarakat harus menyukseskan PPKM Darurat,” kata Abdul Harris Bobihoe kepada Radar Depok, Rabu (7/7).

Sebab, Abdul Harris Bobihoe yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD Partai Gerindra Jabar ini menilai, sebagus apa pun kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak akan memberikan dampak besar jika tidak didukung masyarakat.

“Untuk itu, masyarakat harus mendukung pemberlakukan PPKM Darurat ini,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Disadari, sambung Abdul Harris Bobihoe, keputusan PPKM Darurat ini tidak mudah, bahkan akan terasa menyulitkan bagi masyarakat, khususnya menengah ke bawah. Namun, aturan ini harus dilakukan demi keselamatan diri, keluarga serta keselamatan segenap anak bangsa dari ancaman pandemic.

“Saya harap masyarakat bersabar dan menerima, sekaligus mentaati keputusan pemberlakuan darurat itu dengan hati ikhlas dan tulus,” paparnya.

Selain itu, Abdul Harris Bobihoe juga meminta agar masyarakat tidak bosan dan jenuh untuk menerapkan Prokes Covid-19, yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi serta interaksi.

“Sementara, pemerintah meningkatkan pengawasan dan melakukan 3T, yakni Tracing, Trecking dan Testing, khususnya memenuhi ketersediaan vaksin bagi masyarakat,” pungkas Abdul Harris Bobihoe. (cky)

Editor : Ricky Juliansyah