nixau bahasa purba
Orang San yang dahulu menggunakan bahasa N|uu.

RADARDEPOK.COM – Hiduplah seorang ratu di pinggiran Upington, di Tanjung Utara, Afrika Selatan. Sang ratu sudah tua, dan ketika dia meninggal mungkin bukan hanya dia yang pergi, tetapi seluruh budaya yang ada di sekitarnya bisa punah.

Namanya Katrina Esau, yang kini berusia 88 tahun. Komunitasnya menobatkannya sebagai Ratu Nnǂe Barat (ǂKhomani) San pada tahun 2015. Setahun sebelumnya, presiden Afrika Selatan saat itu, Jacob Zuma, menghadiahkannya dengan Ordo Nasional Baobab dalam warna Perak.

Esau lahir dari di komunitas San yang berbahasa N|uu. Bersama dengan !Xun (diucapkan di Namibia), Amkoe dan Taa (keduanya diucapkan di Botswana), N|uu adalah salah satu mata rantai linguistik terakhir kita (manusia modern saat ini) dengan manusia paling awal: pemburu pengumpul di Afrika bagian selatan dan timur.

Itu adalah bahasa-bahasa purba yang masih bertahan hingga sekarang. Malang, keempat bahasa tersebut terancam punah. Amkoe memiliki 1.000 atau lebih penutur; Taa 3.000 pembicara; dan !Xun dengan 14.000 hingga 18.000 penutur.

Sementara Esau dan saudara laki-lakinya, Simon Sauls, adalah penutur bahasa San N|uu yang terakhir.

Para peneliti tidak mengetahui kapan bahasa N|uu berkembang, tetapi tentu saja akarnya pasti lebih dalam dari yang dikira.

Bila bahasa N|uu menjadi salah satu, dari 600 hingga 800 bahasa yang kemungkinan besar akan hilang dalam waktu dekat, bukan hanya kekunoannya yang membuat kita berduka, tetapi juga kekayaan, keindahan, dan kompleksitas dari bahasa N|uu akan hilang selamanya.

pengguna bahasa purba
Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, bersama Katrina Esau, penutur terakhir bahasa Purba N|uu.

Sebagai Perbandingan, bahasa Inggris memiliki 44 bunyi ucapan (fonem) yang berbeda. Bahasa N|uu memiliki bunyi ucapan yang lebih banyak lagi, yaitu 114.

Bahasa ini juga memiliki keunikan dengan memiliki “klik”-nya, seperti para Bushman yang pernah kita lihat dan dengar di Film The God Must be Crazy.

Apa itu? Dipaparkan Britannica, Bahasa klik adalah sekelompok bahasa yang hanya ditemukan di Afrika di mana “klik” atau bunyi letup yang dihasilkan dengan sentuhan lidah berfungsi sebagai konsonan normal.

Seabad yang lalu, setidaknya 100 bahasa klik asli kemungkinan digunakan di wilayah selatan dan timur Afrika. Bagi mereka yang tidak terbiasa dengan klik, sepertinya mulut pembicara bahasa klik telah berubah menjadi instrumen perkusi.

Jadi, betapa menakjubkan, mempertimbangkan bahwa N|uu membuat perbedaan yang berarti antara 45 klik yang luar biasa. Mendengar bahasa yang diucapkan dengan lancar adalah sebanding melihat pertunjukan kembang api linguistik.

Seiring bertambahnya usia Esau, urgensi untuk menabur benih baru penutur bahasa N|uu telah meningkat. Pada awal 2000-an, ia mulai mengajar bahasa tersebut kepada komunitasnya dari ruang sekolah yang dibangun di halaman depan rumahnya di Rosedale, sebuah kotapraja dekat Upington.

Ia mengajar menggunakan lagu, tarian, dan permainan. Murid-muridnya, yang berusia antara tiga hingga 19 tahun, adalah satu-satunya kelompok siswa yang belajar bahasa purba N|uu di dunia. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya