bojongsari isolasi mandiri meninggal
RELAWAN : Relawan Kecamatan Bojongsari sedang mengurus keperluan pemulasaran jenazah Covid-19. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, CURUG – Jumlah kasus meninggal pasien virus Korona (Covid-19) yang sedang isolasi mandiri di Kecamatan Bojongsari kian bertambah.

Relawan Covid-19 Kecamatan Bojongsari, Komarudin mengatakan, pada Rabu (14/07), ada dua warga isolasi yang meninggal dunia. Ada di Kelurahan Serua dan Pondok Petir.

“Hari ini di Perumahan Serua Residence satu, Kampuk Serua Bukak Pondok Petir satu. Perharinya bisa lima orang,” kata pria yang akrab disapa Komeng.

Dia mengungkapkan, pihaknya bertugas membantu tim pemulasaran jenazah Covid -19 dalam melakukan tugasnya.

“Kami bertugas membantu memberikan peti mati, kain kafan, kapas, plastik, kantong jenazah, dan APD,” bebernya.

Dia menyebutkan, pada Selasa (13/07) terdapat lima orang meninggal saat menjelani isolasi mandiri.

“Kemarin ada lima orang yang meninggal,” terangnya.

Dia berharap, masyarakat Bojongsari bisa lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan dan juga menaati PPKM Darurat yang dilakukan Pemerintah. Hal ini dimaksuskan agar masyarakat tidak terkena Covid-19 yang bisa berakibat pada kematian.

“Kami berdoa agar tidak ada lagi penambahan kasus kematian Covid-19 di seluruh daerah, khususnya di wilayah kami,” pungkansya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya