lowongan kerja dosen UI
ILUSTRASI

RADARDEPOK.COM – Universitas Indonesia (UI) telah mengumumkan penerimaan mahasiswa baru jalur Seleksi Masuk (Simak) UI. Diketahui ada sebanyak 55.161 siswa yang mendaftar harus pupus bisa masuk kapus berplat merah tersebut. Simak UI hanya menerima 4.229 mahasiswa  jenjang D3 sampai S1. Dengan rincian, 2.772 calon mahasiswa baru S1 Reguler, 684 calon mahasiswa baru S1 Paralel, 369 calon mahasiswa baru S1 Kelas Internasional, 251 calon mahasiswa baru untuk level D3 di Program Pendidikan Vokasi, dan 153 calon mahasiswa baru untuk D4.

Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia mengatakan, sebelumnya ada sebanyak 59.390 peserta pendaftar Simak UI. Hasil Simak UI tahun akademik 2021/2022 diumumkan melalui laman penerimaan.ui.ac.id dengan cara log in pada akun peserta masing-masing. Pada SIMAK UI tahun ini, program studi (prodi) yang paling diminati oleh peserta dari jurusan IPA adalah Pendidikan Dokter. “Sedangkan pada prodi rumpun sosial humaniora yang paling banyak peminatnya adalah Imu Hukum,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Senin (5/7).

Karena saat ini sedang berada di situasi pandemi Covid-19, maka UI akan melakukan proses verifikasi secara daring. Maka dari itu, bagi calon mahasiswa yang dinyatakan diterima di UI melalui SIMAK UI tahun akademik 2021/2022 dan telah memperoleh Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) dapat melakukan pendaftaran ulang tahap I. Yaitu pra-registrasi pada 30 Juni sampai dengan 14 Juli 2021.

“Pra-registrasi akan dilakukan pada laman pra-registrasi.ui.ac.id, dengan cara log in menggunakan NPM dan pilihan program studi. Calon mahasiswa baru yang tidak melengkapi isian dan dokumen pada laman pra-registrasi.ui.ac.id, tidak diperkenankan untuk melakukan pembayaran biaya pendidikan,” jelasnya.

Kemudian, pada tahap kedua, calon mahasiswa baru S1 Reguler diminta memilih mekanisme pengajuan pembayaran biaya pendidikan. UI memberikan pilihan bagi penanggung biaya pendidikan calon mahasiswa. Dengan mekanisme penetapan biaya pendidikan sesuai dengan kemauan bayar, serta pada keinginan untuk berpartisipasi dalam membantu Biaya Operasional Pendidikan (BOP) di UI, atau disebut dengan BOP-Pilihan.

“Pada BOP-Pilihan, permohonan pengajuan pembayaran terbagi 5 (lima) kelas. Untuk rumpun sosial humaniora (soshum) dimulai dari Rp7,5 juta hingga Rp17,5 juta per semester, sedangkan pada rumpun sains, teknologi, dan kesehatan biaya pendidikan per semester dimulai dari Rp10 juta sampai dengan Rp20 juta,” sambungnya.

Pada program S1 Reguler UI juga ada kebijakan penetapan besaran biaya pendidikan yang disesuaikan dengan data kemampuan bayar penanggung biaya pendidikan, yang disebut dengan BOP-Berkeadilan. Untuk BOP-Berkeadilan terdapat enam pilihan kelas, dimulai dari Rp0 (untuk semua rumpun) hingga Rp5 juta (rumpun soshum) dan Rp7,5 juta (rumpun sains, teknologi, dan kesehatan) per semester.

“Proses selanjutnya, calon mahasiswa diminta melakukan pembayaran Biaya Pendidikan hingga tahap akhir berupa Registrasi Akademik pada 1-15 Juli 2021. Penjelasan menyeluruh dan detail terkait tahap-tahap tersebut di atas dapat dilihat pada laman penerimaan.ui.ac.id maupun di akun sosial media resmi UI,” pungkasnya.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar