Yayasan Ar Rahmah beri bantuan ojek online
BANTU : Ketua Yayasan Ar Rahmah, Sutomo menyalurkan bantuan kepada pengemudi ojek online, Minggu (11/7). JUNIOR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Covid-19 tak hanya menggerus kesehatan. Ekonomi pun terdampak. Apalagi saat ini sedang diterapkan PPKM Darurat, membuat mobilitas warga untuk menuai rezeki terhambat. Salah satu yang dirasakan betul oleh pengemudi ojek onbline (daring).

Yayasan Ar Rahmah, di Ciracas, Jakarta Timur, paham betul kondisi tersebut. Tercetuslah program Ahad Berkah. Minggu (11/7), sebanyak 200 pengemudi ojek online mendapat santunan. Tentu dalam penyelenggaraannya, menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat.

Alhamdullilah di Ahad Berkah, yayasan memberikan bantuan tali asih berupa santunan dan masker kepada 200 pengendara ojek online secara bertahap sesuai protokol kesehatan,” kata Ketua Yayasan Ar Rahmah, Sutomo kepada Radar Depok.

Sutomo mengaku, ia dan keluarga bersama pihak Yayasan Ar Rahmah sangat prihatin dengan kondisi saat ini, dimana banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat ekonomi yang kembali goyang karena Covid-19.

Selama pandemi ekonomi masyarakat bawah mulai kesulitan. Ditambah dengan ada penerapan PPKM Darurat, seperi para ojek online ini. Banyak yang mengaku pendapatannya turun drastis sehingga butuh bantuan dari para tangan-tangan dermawan,” tuturnya.

Apa yang dilakukan Sutomo dan pihak Yayasan Ar Rahmah tersebut disambut haru oleh para penerima bantuan. “Alhamdulillah, berkat adanya bantuan dari Pak Haji Tomo kami bisa terbantu. Kami berdoa agara lebih banyak lagi sosok seperti Pak Haji Tomo, yang ikhlas berbuat dalam bentuk nyata,” kata Satiri, salah satu pengemudi ojek online.

Satiri dan sejumlah rekannya mengaku, kebijakan PPKM Darurat telah membuatnya sulit untuk mencari nafkah.

Kami hanya bisa berdoa semoga pandemi segera berlalu, sehingga ekonomi kembali bangkit lagi seperti sediakala,” pungkasnya. (rd/jun)