pengmas ui
PENGMAS : DPPM UI melalui Program Hibah Pengabdian Masyarakat Kemitraan Bakti TNI. Menyelenggarakan  kegiatan penyuluhan masyarakat melalui webinar kepada masyarakat di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. UI FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI), melalui Program Hibah Pengabdian Masyarakat Kemitraan Bakti TNI. Menyelenggarakan  kegiatan penyuluhan masyarakat melalui webinar kepada masyarakat di Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Kegiatan webinar bertema “Peningkatan Kesehatan Gigi dan Mulut melalui Pencegahan Kebiasaan Merokok dan Penggunaan Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif)” tersebut dilakukan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) UI, dengan peserta para siswa/i SMA se-Kecamatan Jambe.

Turut hadir pada acara yang menggunakan platform zoom itu Perwakilan Persit KCK Cab XXIV Kodim 0510/ Tigaraksa, Koorcab Rem 052 PD Jaya, anggota TNI/ Polri, serta Perwakilan DPPM UI.

Acara ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang bahaya merokok dan penggunaan Napza di masyarakat, khususnya remaja dan membangun Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ketua Departemen Ilmu Penyakit Mulut FKG UI, Febrina Rahmayanti menyebut, dalam masa pandemi Covid-19 yang sedang hadapi bersama, dari UI berusaha tetap melaksanakan kegiatan Tri dharma Perguruan Tinggi, termasuk di dalamnya pengabdian kepada masyarakat seperti yang dilaksanakan pada hari ini dan tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. “Semoga dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat untuk para siswa/i SMA se-kecamatan Jambe,” ujarnya.

Penyuluhan yang diberikan tim DPPM UI itu diharapkan memberi pemahaman bahwa kebiasaan merokok dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit, bukan hanya berdampak pada kesehatan gigi dan mulut. “Edukasi ini sangat penting disampaikan kepada anak-anak usia remaja, agar mereka bisa lebih selektif lagi untuk memilih pergaulan yang sehat, bebas dari rokok, dan napza. Jadikan generasi muda Indonesia yang sehat, pintar, dan berprestasi,” terang Febrina Rahmayanti.

Manajer Riset, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat FIK UI, Dessie Wanda mengungkapkan, sebagai seorang akademisi, memang berkewajiban melakukan tiga hal, yaitu penelitian, pengajaran, dan pengabdian masyarakat (pengmas). Pada situasi pandemi ini, semua dituntut menjadi lebih kreatif memanfaatkan teknologi, untuk menyampaikan atau melakukan kegiatan pengmas. Pengmas yang diadakan kali ini, dilaksanakan dalam dua bentuk, yakni secara daring dan luring. “Semoga tidak mengurangi manfaat yang akan diberikan kepada masyarakat. Tetap jalankan protokol kesehatan untuk menjaga diri dan lingkungan di sekitar kita,” ungkapknya.

Pada hari kedua kegiatan pengmas, diselenggarakan penyuluhan yang ditujukan khusus bagi para ibu Kader PKK di Kecamatan Jambe, secara asynchronous melalui pemutaran video dari para narasumber, dengan tema “Edukasi Pengenalan Kelainan Rongga Mulut Terkait Infeksi pada Anak Beserta Penerapan Pencegahan Infeksi Melalui budaya Cuci Tangan”.

Tujuan dari kegiatan penyuluhan hari kedua ini adalah untuk mengedukasi masyarakat, khususnya ibu-ibu, mengenai berbagai kelainan di rongga mulut yang disebabkan oleh infeksi virus. Selain itu, melalui penyuluhan tersebut diharapkan para peserta dapat menerapkan metode membersihkan tangan secara benar agar dapat mencegah risiko infeksi. Selain itu, mendapatkan pengetahuan cara menjaga kualitas tumbuh kembang anak dengan menyediakan gizi yang seimbang.(rd)

Editor : Fahmi Akbar