turnamen tidak berizin
SINERGI : Lurah Duren Seribu, Suhendar (kiri) mendampingi Mapolsek Sawangan, AKP Achmad Melta Mubarak (kanan) sawt membubarkan turnamen sepakbola. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DUREN SERIBU – Turnamen sepakbola bertajuk Sixveo, yang diadakan di lapangan Pusaka, RT2/3, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Cimanggis dinyatakan ilegal atau tak berizin.

Hal tersebut dikatakan Lurah Duren Seribu, Suhendar yang datang ke lokasi mendampingi personel Polsek Sawangan saat membubarkan turnamen tersebut.

“Ini tidak berizin, saya sudah sering bilang ke masyarakat kalau tidak boleh bikin acara yang menimbulkan kerumunan, termasuk pertandingan ini,” kata Suhendar, di Lapangan Pusaka, Senin (26/07).

Dia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima, sedianya turnamen Sixveo ini akan berlangsung mulai pukul 13:00 – 18:00 WIB. Akan tetapi, berkat kesigapan polsek dan jajaran kelurahan setempat, turnamen tersebut bisa dihentikan.

“Jadi sistem pertandingan ini satu hari langsung final. Mulai dari penyisihan, semifinal, sampai final dilakukan satu hari,” terangnya.

Dia menjelaskan, dari penulusuran mereka, ada enam tim yang berlaga dalam turnamen ini, sebagian besar tim berasal dari wilayah Kota Depok dan Kabupaten Bogor.

“Peserta dari Kecamatan Sawangan, Bojongsari, dan Kabupaten Bogor di wilayah tetangga kita,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya