orang terlantar
EVAKUASI: Tenaga medis Dinas Kesehatan Kota Depok sedang memeriksa kondisi pria tak dikenal yang tergeletak di bawah pos gardu PLN gedung Balaikota Depok, Jumat (23/7). IST

RADARDEPOK.COM – Seorang pria paruh baya tak dikenal ditemukan tergeletak di bawah pos gardu PLN gedung Balaikota Depok, Jumat (23/7). Petugas Satpol PP yang menemukan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, untuk dievakuasi lebih lanjut.

Petugas Satpol PP, Erwin mengatakan, pria tersebut tergeletak dengan kondisi badan lemas. Diduga lantaran sudah dua hari tidak makan. Kemudian Dia bersama rekannya mendatangi lokasi untuk segera menolong, kemudian melaporkan kejadian itu ke dinas terkait.

“Perkiraan usia 50 tahunan. Mungkin karena sudah dua hari belum makan, bikin badannya jadi lemas.. Perawat Covid-19 dari Dinkes langsung bergerak cepat mengevakuasi,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Jumat (23/7).

Pria tak dikenal tersebut, lanjut Erwin, mengalami keterbatasan bicara atau tuna wicara dan tidak bisa menyebutkan namanya. Menurut pengakuannya, dia tinggal di wilayah Citayam. “Tadi sempat saya suapin makanan dan tidak mau, cuma minta minum air putih,” bebernya.

Sementara itu, Perawat dari Dinkes Kota Depok, Lusi M menjelaskan, tindakan pertama yang dilakukan tenaga medis adalah mengecek kondisi fisik dari pria itu. Lalu, dilanjut pemeriksaan Swab Antigen. Kondisi pria itu dalam keadaan lemas dan sedang berbaring tiduran dengan alaskan baliho. “Setelah kami cek kondisinya normal cuma lemes kurang makan, Swab Antigen hasilnya negatif,” ucap Lusi bersama Reka.

Dia menambahkan, setelah mendapatkan surat dari kepolisian, pihaknya akan segera membawa pria tersebut ke RSUD untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. Dia berharap, keluarga pria itu bisa langsung ke RSUD. “Nanti kondisinya akan diperiksa lagi di RSUD, diharapkan bagi yang merasa keluarganya bapak ini, untuk bisa langsung ke RSUD,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok, Usman Haliyana mengaku, pihaknya sudah melakukan penanganan lebih lanjut menggunakan Surat Jaminan Perawatan (SJP), guna mengklaim biaya rumah sakit. Dengan catatan, harus ada surat dari kepolisian terlebih dahulu.

“Karena RSUD adalah rumah sakit Covid-19, jadi gak bisa. Akhirnya dibawa ke RS Bunda Aliyah. Kemudian, untuk pembayaran RS sudah kami klaim,” ungkapnya kepada Radar Depok, Jumat (23/7).

Lebih lanjut, lantaran tidak bisa diajak komunikasi, pihaknya mengerahkan satu tim untuk melakukan penelusuran ke daerah tempat tinggalnya. Hasilnya, pria tersebut ternyata merupakan salah satu warga Puri Bojonggede, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. “Sudah dijemput oleh keluarganya,” tuturnya.

Dia menegaskan, jika ada orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) ataupun orang terlantar lainnya. Maka, Dinsos Kota Depok akan menindaklanjuti temuan tersebut. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Fahmi Akbar