peti mati bojongsari kurang
TERIMA PETI : Staf Kecamatan Bojongsari sedang menerima peti mati dan disinfektan dari DPKP Kota Depok. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Di Kecamatan Bojongsari, stok peti mati sudah habis. Hal ini lantaran tingginya angka kematian pasien virus Korona (Covid-19) yang ada di wilayah tersebut. 

“Biasanya kita nyetok itu tiga peti mati, tapi sekarang udah habis,” kata Sekcam Bojongsari, Djikri Dwi Darmawan, Selasa (6/7). 

Dia mengungkapkan, biasanya stok peti tersebut jarang digunakan, akan tetapi sejak beberapa minggu belakangan banyak permintaan peti mati dari Satgas Covid-19 di tingkat kelurahan. 

“Biasanya tidak kepakai, tapi sekarang tinggi banget permintaan peti,” tururnya. 

Dia menjelaskan, pihaknya kini sudah meminta DPKP Kota Depok untuk penambahan stok peti di Kecamatan Bojongsari, akan tetapi pengambilan peti masih terkendala kendaraan pengantar peti. 

“Dari DPKP udah ngasih, cuma kita belum punya mobil Pickup untuk ngambilnya,” bebernya. 

Dia menambahkan, dalam kurun waktu seminggu terakhir ini ada 10 orang warga di Kecamatan Bojongsari yang meninggal akibat Covid-19, ini menjadi salah satu penyebab tingginya permintaan peti mati. 

“Ada sekitar 10 jenazah Covid-19 di Kecamatan Bojongsari,” pungkasnya. (rd/dra) 

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya