RW 1 Pangkalanjati Semprot Disinfektan
HABIS SEMPROT: Satgas Kampung Siaga Covid-19 (KSC) RW1 bersama Katar Pangkalanjati ikut serta menyemprot disinfektan di RW1, Minggu (11/7). FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Karang Taruna (Katar) Kelurahan Pangkalanjati, Kecamatan Cinere Kota Depok terus bergerak memerangi penyebaran Virus Korona (Covid-19). Minggu (11/7), kali ini sasarannya RW1. Bersama dengan Satgas Kampung Siaga Covid-19 (KSC) RW1, tiap gang dan rumah tak luput disemprot disinfektan. Giat ini terus digalakan demi menurunnya angka Covid-19 di Pangkalanjati.

Ketua Karang Taruna Kelurahan Pangkalajati, Fuad Nuari mengaku, sudah berkoordinasi dengan jajaran sub Karang Taruna dilevel RW dan RT, untuk turun tangan membantu mengatasi penyebaran Covid-19. Caranya dengan melakukan penyemprotan disinfektan.

“Alhamdulillah teman-teman di Sub Katar tingkat RT dan RW sangat respon, ini juga sejalan dengan keinginan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok agar anak muda turun membantu,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Minggu (11/7).

Setelah RW6 belum lama ini, kini giliran RW1 yang disemprot disinfektan. Semua Satgas KSC RW1 dan karang taruna turun. Hal ini dilakukan agar tidak ada satupun rumah terlewat. “Belum lama kami sudah melaksanakan penyemprotan di wilayah RW6, sekarang RW1,” tegasnya.

Sementara, Lurah Pangkalanjati, Tarmuji mengaku, salut dengan pengurus dan anggota Karang Taruna (Katar). Sanjungan ini dialamatkan karena pemuda Pangkalanjati rutin melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan, guna meminimalisir penyebaran Virus Korona.

Lurah menyebut, untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 memang membutuhkan kepedulian semua elemen masyarakat. Terutama stakeholder yang dapat melaksanakan sosialisasi sebagai langkah antisipasi dan upaya penanggulangan. Kelurahan juga sudah gerakkan semua elemen.

“Kehadiran Karang Taruna sangat membatu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, dengan cara melakukan penyemprotan disinfektan dipermukiman warga,” kata lurah.

Tingkat penyebaran Covid-19 kini terus mengganas. Sebab itu, lanjut lurah, dibutuhkan kesadaran semua komponen masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan. Caranya dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menghindari kerumunan dan mengurangi aktivitas diluar rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Selain itu, lurah juga meminta kepada seluruh warga, khususnya pelaku usaha agar mematuhi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat selama dalam masa pandemi. “Saat ini berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, Pangkalanjati menyumbang 25 kasus baru. Dan Minggu (11/7), Pangkalanjati berada diurutan 9 penyumbang terbanyak,” tandasnya.

Lurah minta warga tidak mengabaikan imbauan Pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan dan PPKM, ini bukan untuk kepentingan pemerintah tapi ini demi seluruh warga. (rd/dis)

 

Jurnalis: Putri Disa

Editor: M. Agung HR