jet siluman 2
Jet tempur siluman yang dijuluki "The Checkmate".

RADARDEPOK.COM – Rusia meluncurkan jet tempur siluman Sukhoi terbaru dan memperlihatkannya ke publik. Jet tempur siluman bermesin tunggal ini, mampu menyerang enam target secara bersamaan. Ini menjadi pesaing jet tempur siluman F-35 buatan Amerika Serikat (AS).

Seperti dilaporkan Moscow Times, jet tempur ini dijuluki “The Checkmate” kali pertama ditunjukkan ke Presiden Vladimir Putin yang dilaporkan “puas’ jelang diluncurkan pada pertunjukan udara dua tahunan MAKS 2021.

Dalam laporan tersebut menjelaskan, jet tempur ini diproduksi pada Mei 2020. Setelah peluncuran, beberapa detail dari jet tempur ini terlhat jelas. Jet ini dikembangkan oleh raksasa pertahanan dan teknologi Rostec dan United Aircraft Corporation milik Rusia.

“Tugas kami agar pesawat ini diproduksi massal kepada pelanggan mulai 2026,” kata Direktur Umum United Aircraft Corporation, Yury Slyusar.

Rostec menggambarkan pesawat itu sebagai jet tempur ringan bermesin tunggal generasi kelima yang menggabungkan “solusi inovatif” termasuk kecerdasan buatan. Jet dapat menyerang hingga enam target secara bersamaan di darat, udara atau laut,

“Bahkan dalam kondisi gangguan elektronik yang kuat,” jelas Rostec.

Digadang-gadang jet ini banderol harga antara US$25-30 juta (21-25 juta euro), ia akan dapat membawa drone dan meluncurkan saat terbang.

Slyusar mengatakan, dia mengharapkan hampir 300 pesanan dalam 15 tahun ke depan terutama dari Timur Tengah, Asia dan Amerika Latin.

Ia  mengatakan pesawat mampu menghancurkan “pesawat asing generasi kelima” dan “dirancang untuk menahan sistem generasi keenam yang mungkin muncul dalam beberapa dekade mendatang.”

Slyusar mengatakan yakin Putin puasa ketika melihat pesawat pesaing F-35 ini. Kemarin, Putin memuji industri penerbangan Rusia saat peresmian pertunjukan MAKS 2021.

“Industri penerbangan Rusia memiliki potensi besar untuk dikembangkan, dan industri pesawat kami terus menciptakan pesawat baru yang kompetitif,” kata Putin. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya