Mobil Swab Keliling Kota Depok
DIRESMIKAN: Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian (kanan) didampingi Walikota Depok, Mohammad Idris (kiri) saat launching mobil Swab Keliling, Jumat (23/7). FOTO: DAFFA SYAIFULLAH/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok bekerjasama dengan Direktur Utama PT. Drop Global Tech dalam menggencarkan upaya tracing melalui mobil Swab Tes Keliling. Nantinya, pemeriksaan Covid-19 ini bisa langsung door to door, tentunya dengan biaya terjangkau.

Direktur Utama PT. Drop Global Tech, Ridhwan Basalamah mengatakan, pengadaan mobil swab keliling ini diprioritaskan untuk kasus tracing yang sebelumnya telah digelar di setiap puskesmas. Bagi masyarakat yang mau mendapatkan layanan tersebut, dapat berkoordinasi melalui RT/RW setempat guna dilakukan pendataan terlebih dahulu.

“Usai didata, RT/RW setempat akan berkoordinasi dengan kelurahan atau puskesmas untuk melaporkan jumlah yang akan diswab tes,” ujarnya.

Setelah laporan didapat, lanjut Ridhwan, dilanjutkan dengan berkeliling berdasarkan arahan kelurahan dan puskesmas. Masyarakat yang mau mencoba program kolaborasi dengan Pemkot Depok ini dikenakan subsidi biaya terjangkau.

“Kami juga menyediakan program swab tes keliling mandiri dengan biaya yang terjangkau,” tegasnya.

Sementara itu, Walikota Depok, Mohammad Idris menuturkan program ini diharapkan mampu meningkatkan pelacakan atau tracing dalam pengananan kasus Covid-19. Kota Depok pada per pekannnya memiliki pencapaian tracing sebesar 35 persen.

“Persentase itu dari target 15 ribu tes per pekan. Untuk mewujudkannnya, kami berkolaborasi dengan pihak ketiga, yakni PT. Drop Global Tech,” beber Idris.

Adapun strategi lain yang dimiliki Pemkot Depok dalam meningkatkan tracing, di antaranya seperti menggencarkan testing melalui pelayanan swab antigen maupun PCR di semua Puskesmas.

“Strategi lainnya yaitu dengan meningkatkan kapasitas fasilitas kesehatan (faskes) penguji di Kota Depok yang sebelumnya 2.752 menjadi 4.544 spesimen,” tuturnya.

Selain itu lanjut Idris, untuk meningkatkan kapasitas tracing bulanan dengan swab antigen keliling, ditargetkan pemeriksaannya 20 ribu per bulan. Selain itu, juga ada penambahan sumber daya manusia (SDM) tracer, baik dari nakes ataupun masyarakat.

Diketahui, Mobil swab keliling hasil program kerjasama dengan pihak ketiga ini, telah dilaunching pada Jumat (23/7) oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian didampingi Walikota Depok, Mohammad Idris, di depan Gedung Balaikota. (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR