vaksin massal pangkalanjati golf
TINJAU VAKSIN: Pangkoarmada 1 TNI Angkatan Laut Laksamana Muda Rasyid Kacong saat meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Pangkalan Jati Golf, Senin (5/7). FOTO : PUTRI/RADARDEPOK

RADARDEPOK.COM – Pangkalan Jati Golf yang semula menjadi tempat olahraga, kini disulap menjadi tempat vaksinasi massal Covid-19, Senin (5/7). Perhelatan tersebut berkat inisiasi Prahurit Lantamal 3 TNI Angkatan Laut (AL), di Kelurahan Pangkalanjati Kecamatan Cinere, Kota Depok.

Pangkoarmada 1 TNI Angkatan Laut, Laksamana Muda Rasyid Kacong mengatakan, kegiatan 1.000 vaksin ini dilakukan serentak dalam menyukseskan program vaksnasi massal pemerintah. “Hari ini kami laksanakan di Lapangan Golf Pangkalan Jati, yang memang sementara ini ditutup untuk tempat vaksinasi. Kami targetkan 1.000 pada hari ini,” tuturnya kepada Harian Radar Depok, Senin (5/7).

Menurutnya, hari ini (Kemarin) kegiatan berjalan dengan lancar, karena AL sendiri sudah berpengalaman sejak (23/6) lalu, di seluruh jajaran AL. “Karena kami tutup (golf), kami manfaatkan untuk bantu pemerintah dalam rangka mempercepat vaksinasi, yang ditargetkan 2 juta vaksinasi sehari,” ungkapnya.

Sementara, Kadis Watpersal Laksamana Pertama Taufik Arief mengatakan, target dari vaksinasi kali ini adalah seluruh karyawan Pangkalan Jati Golf dan juga warga sekitar dengan target sebanyak 1.000 vaksinasi. “Di tengah perjalanan ini sudah sekitar 500 sampai 600an yang divaksin, jika memang ada kekurangan, kami akan koordinasi dengan Lantama, Polsek, dan lainnya dilanjutkan,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, Pangkalan Jati Golf bukan hanya tempat hiburan, tapi juga untuk kegiatan sosial. Dimana per (3/7), Pangkalan Jati Golf ditutup sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. “Kami tetap melakukan edukasi prokes ke masyarakat agar tidak takut divaksin dan tetap menerapkan prokes,” ucapnya.

Terpisah, salah satu warga lansia Sulisniati, mengatakan dirinya sengaja datang sejak pagi untuk mendapatkan vaksin. “Sebelum pembukaan pendaftaran sudah datang lebih cepat untuk menghindari antrian. Dengan ditemani cucu sama anak karena pakai kursi roda,” ujarnya kepada Radar Depok.

Setelah di vaksin, Sulisniati menambahkan tidak merasakan keluhan apapun di badannya. “Tidak ada rasa apa-apa ataupun pegel di lengan tangan yang menjadi penerima suntik vaksin,” pungkasnya.(dis/rd)

Jurnalis : Putri Disa

Editor : Fahmi Akbar