imigrasi depok
ILUSTRASI : Petugas Imigrasi di meja pelayanan lokasi Unit Layanan Paspor Sektor Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Depok di Pusat Perbelanjaan Depok Town Square (Detos). IMIGRASI FOR RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Imigrasi Kelas II Non TPI kembali harus rela menutup pelayanan di Pusat Perbelanjaan Depok Town Square (Detos). Hal tersebut setelah dikeluarkannya kebijakan PPKM Darurat beberapa waktu lalu.

Kasub Humas dan Informasi Imigrasi Depok, Yuris Setiawan menerangkan, pelayanan telah berangsur pulih setelah diterjang pandemi, namun situasi terkini mewajibkan untuk melakukan pengetatan protokol kesehatan.

“Sehari sudah mulai ada pemohon, kadang 10 orang, kadang juga mencapai 15 orang, dari kuota yang kami sediakan sebanyak 25 orang,” kata Yuris kepada Radar Depok, Senin (5/7).

Penutupan tersebut atas perintah dari Kantor Imigrasi Depok, untuk turut serta membantu melakukan pencegahan Covid-19 di lokasi pelayanan. Layanan di Kator Imigrasi juga membatasi pelayanan. Hanya pemohon yang datang dengan kondisi yang mendesak yang berikan layanan. Selebihnya, dianjurkan untuk datang setelah pemberlakuan PPKM darurat dinyatakan berakhir.

“Ini sebagai langkah kami memutus penyebaran virus. tentunya ini sangat membantu pemerintah dan petugas kesehatan,” ungkap Yuris.

Kantor Imigrasi Depok juga menerapkan piket untuk pegawai yang bertugas di masa PPKM Darurat ini guna melayani pemohon yang datang yang bersifat darurat atau mendesak.

“Jadi tetap ada yang masuk, seperti piket gitu. Ini untuk antisipasi beri pelayanan yang memang mendesak,” tandas Yuris. (arn/rd)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Fahmi Akbar