Sentra Vaksinasi RSUI
DIVAKSIN: Proses Vaksinasi dengan sistem Drive Thru di Sentra Vaksin Indonesia Bangkit RSUI, beberapa waktu lalu. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sentra Vaksin Indonesia Bangkit yang dibentuk sejak 22 Maret lalu, sampai saat ini telah memberikan Vaksin Covid-19 kepada 55.000 peserta, baik tahap pertama hingga tahap kedua. Stok Vaksin di lokasi tersebut masih cukup banyak, dengan target perharinya 1.000 peserta.

MARS RSUI, Astrid Saraswaty Dewi menuturkan, Sentra Vaksin Indonesia Bangkit setiap Senin sampai Jumat, menyasar masyarakat untuk dilakukan Vaksinasi Covid-19. Pelaksanaannya sendiri terbagi di dua lokasi berbeda, yakni drive thru maupun di dalam gedung Klinik Vaksin, Gedung Entrance RSUI Lantai 1.

“Kapasitasnya masing-masing 500 per lokasi. Vaksin yang digunakan Sinovac. Dan kami bekerjasama dengan XL Axiata, Ikatan Alumni (Iluni) UI, UI, Benih Baik, dan beberapa mitra lain,” ucap Astrid kepada Radar Depok, Jumat (9/7).

Dia menambahkan, dalam mengantisipasi tingginya animo masyarakat yang mendaftar untuk diimunisasi. Pihaknya memiliki mekanisme kontrol yang baik sehingga bisa diperkirakan gambaran umum jumlah peserta yang dapat hadir.

“Selalu ada rapat evaluasi. Kemudian melakukan mapping peserta vaksin agar tau perkirana berapa peserta yang hadir pada jadwal tertentu. Karena biasanya ada yang sakit atau gak bisa datang karena alasan tertentu,” terangnya.

Sampai Akhir Juli 2021, Sentra Vaksin Indonesia Bangkit akan menargetkan sekitar 21.000 peserta yang akan divaksin. Dengan target 1.000 per harinya.

“Setiap hari, kecuali tanggal 20 Juli (tanggal merah) dan hari libur. Senin sampai Jumat 1.000 peserta. Pembagiannya misalkan peserta vaksin kedua itu 600 dan sisanya vaksin pertama,” tuturnya.

Selain itu lanjut Astrid, pelaksanaan di RSUI sendiri telah dilakukan pada Januari lalu. Kemudian, pada 22 Maret, dibentuklah Sentra Vaksin Indonesia Bangkit bersama mitra lainnya. Kini, sasaran vaksinasi telah merambah ke masyarakat umum di atas 18 tahun.

“Kurang lebih kami sudah memberikan vaksinasi kepada 55.000 peserta di Indonesia. Baik tahap pertama ataupun tahap kedua,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftarkan diri, dapat melengkapi sejumlah persyaratan meliputi merupakan WNI dengan usia minimap 18 tahun, membawa KTP pada hari vaksinasi, dan mendaftarkan diri melalui http://xlaxiata.co.id/indonesiabangkit.

“Peserta harus dalam kondisi sehat dan tidak memiliki gejala Covid-19. Penyintas Covid-19 divaksinasi setelah 3 bulan dinyatakan sembuh. Jika peserta memiliki penyakit kronik dapat membawa surat kelayakan untuk divaksinasi dari Dokter. Kemudian Peserta wajib menunjukkan bukti pendaftaran yang akan diverifikasi ulang oleh petugas di lokasi,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR