PERADI
DOKUMEN PERADI KOTA DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Muscab DPC Peradi Kota Depok, Senin (19/7), sepertinya urung digelar. Hal tersebut disebabkan adanya kebijakan nasional tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Jawa dan Bali.

Saya ingin muscab ini bisa terlaksana dengan aman dan lancar. Namun karena adanya kebijakan nasional tentang perberlakuan PPKM Darurat, kegiatan muscab tidak bisa di gelar. Kita harus taat hukum, sebagai bagian dari Catur Wangsa Penegak Hukum, sebai advokat kita harus mampu menjadi contoh yang baik dan ikut serta mendukung kebijakan nasional,” ungkap Ketua DPC Peradi Kota Depok, Khairil Poloan, Minggu (11/7).

Terkait muscab, pihaknya telah membentuk tim Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) untuk menyusun kepanitiaan dan rencana kerja. “Tim SC dan OC sudah kerja maksimal dan sesuai dengan harapan,” ujar pengacara dan juga kurator ini.

Terpisah, Ketua SC, Sukarno Juri Budiono mengatakan, telah membuat dan menyusun semua draft dan rancangan terkait semua kegiatan muscab. ”Tim SC sudah bekerja dengan melakukan rapat beberapa kali dengan hasil pembuatan SK, Tata Tertib dan rundown acara termasuk formulir pendaftaran calon ketua DPC,” ujar Sukarno.

Hal senada juga dikatakan Ketua OC, Marion Oemar. Dia memaparkan, Tim OC juga telah melakukan persiapan-persiapan demi kelancaran dan kesuksesan Muscab, termasuk berkenaan dengan perizinan pihak berwenang terkait Pandemi Covid-19.

Ketua OC juga menerangkan, mengutip Ketua Bidang Verifikasi Peserta dan Calon Ketua Muscab, Amrul Khair Rusin, hingga ditutupnya batas pendaftaran Calon Ketua pada Jumat (9/7) pukul 17:00 WIB, ada lima figur calon ketua.

Menurut Marion, hal ini sangatlah menggembirakan dengan antusiasme para anggota DPC Peradi atas Muscab yang akan diselenggarakan tersebut dan kelima calon yang sudah mendaftar adalah anggota PERADI terbaik di depok.

Namun sayangnya untuk kegiatan muscab ini tidak dapat dilaksanakan hingga waktu yang belum dapat ditentukan mengingat semakin meluas dan meningginya penularan Covid-19, khususnya di wilayah Depok,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro