Sentra Vaksinasi QL Center
VAKSINASI : Pembina QL Center, Qonita Lutfiyah (Tengah Baju Hitam) didampingi Babinsa, Bhabinkamtibkas dan panitia saat hadir di Sentra Vaksinasi yang digelar QL Center bersama Polres Depok di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari pada 26-27 Juli 2021. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Membantu percepatan program vaksinasi di Indonesia, Qonita Lutfiyah (QL) Center berkolaborasi dengan Polres Depok melalui Polsek Sawangan menggelar sentra vaksinasi di wilayah Kelurahan Duren  Seribu, Kecamatan Bojongsari.

Kegiatan yang juga bekerjasama dengan Angkatan Muda Kabah (AMK) yang diketuai Sahrullah, Gerakan Pemuda Kabah (GPK) diketuai Makmun Pratama dan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) yang diketuai Puspita ini  melibatkan tenaga medis dari RSUD Kota Depok ini, dilaksanakan dua hari dari tanggal 26-27 Juli tersebut menargetkan 1000 peserta mendapatkan vaksin Covid-19 secara gratis.

“Vaksinasi salah satu upaya yang harus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 serta mengakhiri masa pandemi yang telah berjalan lebih dari 1 tahun,” tutur Pembina QL Center, Qonita Luftiyah kepada Radar Depok, Senin (26/07).

Qonita yang juga Anggota Komisi D DPRD Kota Depok mengungkapkan, beragam inisiatif yang telah dan akan dijalankan Pemerintah Indonesia dengan mengadakan serangkaian program vaksinasi massal, perlu didukung seluruh lapisan masyarakat serta instansi-instansi Pemerintah dan Swasta.

“Vaksinasi ini bertujuan untuk memperkuat imun sekaligus meminimalisir dampak dari paparan virus Covid-19.  Kami berharap program vaksinasiini dapat mempercepat terbentuknya ‘Herd Immunity’ atau kekebalan kelompok di lingkungan Kelurahan Duren Seribu dan umumnya Kota Depok, sehingga masyarakat bisa lebih produktif dan aman dalam beraktivitas sehari-hari,” kata Qonita.

Putri ulama karismatik K.H Syukron Mamun ini pun berharap  masyarakat dapat mengikuti program tersebut dan tidak terpengaruh isu atau informasi hoaks tentang vaksinasi Covid-19. Serta dari program ini dapat memotivasi masyarakat yang masih ragu tergerak untuk segera divaksin.

“Dengan semakin banyak masyarakat yang divaksin, artinya semakin besar persentase kelompok yang sudah terbentuk imunitasnya.  Ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,” tegas Qonita yang juga Ketua DPC PPP Kota Depok ini.

Pada kesempatan tersebut, Qonita juga mengimbau masyarakat, baik yang sudah dan belum vaksin untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan diman apun dan kapanpun berada sampai pandemi ini berakhir.

“Vaksinasi bukan berarti kita kebal terhadap paparan virus Covid-19. Kita masih bisa terpapar namun dampaknya sangat minim. Oleh karena itu kita masih perlu untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dengan menerapkan 5M secara disiplin agar dapat melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar,” ucap Qonita.

Ia pun tidak henti-hentinya mengajak masyarakat untuk berdoa kepada Allah SWT untuk memohon ampunan dan menghilangkan pandemi Covid-19 yang telah berlangsung di Indonesia sejal awal Maret 2020 silam.

“Selain ikhtiar lahir berupa penerapan Protokol Kesehatan Covid-19, vaksinasi, serta kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Red) dan lainnya, kita juga harus ikhtiar batin, dengan memperbanyak doa kepada Allah SWT, Sang Pencipta semua makhluk di alam semesta,” pungkas Qonita. (cky)

 

Editor : Ricky Juliansyah