hewan kurban pondok petir
PANTAU PEMOTONGAN : Aparatur Kelurahan Pondok Petir sedang memantau prosesi pemotongan kurban di wilayah. FOTO : ISTIMEWA

RADARDEPOK.COM, PONDOK PETIR – Aparatur Kelurahan Pondok Petir, Kecamatan Bojongsari  memantau dan mengawasi prosesi pemotongan kurban di masyarakat. Hal  itu dilakukan untuk memastikan proses pemotongan dilingkungan berjalan sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) dan program PPKM di Kota Depok.

“Kami membentuk tim pengawasan yang menyebar ke seluruh RW di Pondok Petir, untuk memantau pelaksanaan pemotongan kurban,”  kata Sekretaris Kelurahan Pondok Petir, Budi Joko Santoso, Kamis (22/07).

Dia menuturkan, dalam pantauan mereka, seluruh panitia kurban sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan proses pemotongannya susah sesuai dengan syariah.

“Mayoritas lokasi pemotongan di masjid dan lapangan, sebagian di halaman lingkungan warga yang luas. Tapi tidak ada kerumunan warga,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, salah satu RW di sana bahkan membuat inovasi dalam melakukan kurban untuk mencegah kerumunan, yaitu dengan mengadakan live streaming pemotongan kurban.

“Pemotongan kurban virtual itu di RW 12. Jadi, pemilik hewan kurban dan masyarakat bisa menyaksikan proses pemotongan tanpa harus datang ke lokasi,” bebernya.

Dia menjelaskan, Idul Adha tahun ini, di Kelurahan Pondok Petri ada 96 ekor sapi dan 197 kambing yang dikurbankan.

“Ada penurunan, tapi maklum akibat pandemi berkepanjangan, ekonomi juga sedang sulit, yang penting niat berkurban warga kami sangat tinggi,” terangnya.

Dia menambahkan, seluruh hewan kurban yang ada di Kelurahan Pondok Petir sudah mengantongi sertifikat layak kurban dan sehat untuk dikurbankan.

“Alhamdulillah tahun ini semuanya layak kurban,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya