bagikan daging
BAGIKAN : Yayasan Ahmad Al Khairy Ar Rodhi di Kecamatan Beji Kota Depok menyembelih 13 ekor kambing dan memberikan daging ke wilayah Depok dan Jakarta Selatan, Rabu (21/7). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Kondisi Pemberlakuan Perbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali tak menyurutkan semangat masyarakat, untuk berbagi dalam bentuk daging kurban. Salah satunya yang dicontohkan Yayasan Ahmad Al Khairy Ar Rodhi.

Laporan : Lutviatul Fauziah

Pada Idul Adha 1442 Hijriah, Yayasan Ahmad Al Khairy Ar Rodhi tidak menjadi penonton saja. Yayasan di Kecamatan Beji Kota Depok ini justru menyembelih 13 ekor kambing, Rabu (21/7).

Ketua panitia kurban, Denis bin Muhammad mengatakan, di tengah beragam keterbatasan imbas pandemi Covid-19. Daging kurban sangat dibutuhkan guna meringankan beban masyarakat yang terdampak PPKM Darurat.

“Relawan yayasan bersama Majelis Nuruz Zholam dan Majelis Taklim Nurul Fatih menyalurkan 44 paket daging kurban ke anak yatim dan 60 paket ke duafa. Sisanya dibagikan ke masyarakat sekitar yang sedang isolasi mandiri (Isoman),” katanya disela-sela penyembelihan di Zawiyah Nuruz Zholam, Depok.

Denis mengungkapkan, penyaluran paket daging kurban diberikan secara door to door di wilayah Depok dan Jakarta, untuk menghindari kerumunan.

Terpisah, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pada Hari Raya Kurban, umat muslim yang mampu dianjurkan untuk berkurban. “Dan jika dilakukan oleh lembaga apa pun termasuk yayasan, maka masyarakat akan merasakan manfaat keberadaan yayasan atau lembaga-lembaga ataupun perorangan yang melakukan kurban disaat pendemi covid-19 ini,” katanya, Rabu (21/7).

Imam menambahkan, program-program peduli sosial yang saat ini digelorakan masyarakat, sangat terasa dan membantu. Terutama bagi masyarakat yang sedang kesulitan karena tidak bekerja atau terdampak PPKM Darurat. “Apa pun lembaganya ataupun yayasan, perorangan sekalian pun, ketika bisa melakukan kebaikan, Alhamdullilah kita mengucapkan terima kasih banyak atas hal tersebut,” tandasnya.(tul/rd)

Editor : Fahmi Akbar