Bantuan Sosial Tunai Kota Depok Kantor Pos
MENERIMA BST: Petugas Kantor Pos ketika mengabadikan gambar penerima BST di setiap kediaman penerima, sebagai bukti bahwa KPM telah menerima BST secara langsung. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) telah mencapai titik akhir. Meski banyak dinamika penerimaan BST, tercatat Kantor Pos Indonesia Kota Depok telah menyalurkan sebanyak 128.134 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), atau sekitar 93,06 persen.

Kepala PT Kantor Pos Indonesia Kota Depok, Cecep Priadi Usman menerangkan jika total yang menerima tahap 14 dan tahap 15 yaitu bulan Mei dan Juni 2021 sebanyak 137.691 KPM, dan hanya sisa 9.559 KPM yang belum tersalurkan.

“Ini data terkini yang masuk ke kami. Jadi sisanya yang disalurkan tinggal 6,94 persen,” terangnya kepada Radar Depok.

Ia menjelaskan, dari total keseluruhan yang menerima BST, dengan rincian empat tahapan batch. Batch C05 131.156 KPM, lalu sebanyak C06 3 KPM, selanjutnya C09 4.445 KPM, C17 2.087 KPM.

“BST mulai disalurkan itu tanggl 18 Juli 2021, yang diserahkan secara langsung ke penerima, secara door to door,” ungkap Cecep.

Dirinya tak memungkiri kerap terjadi kendala selama penyaluran BST, pertama alamat KPM tidak lengkap sehingga pada saat didatangi ke rumah dan sulit ditemukan, kedua KPM sudah pindah, hingga KPM tidak di kenal.

Jika terjadi hal seperti ini, biasanya kata Cecep, BST dipegang ke petugas kantor pos agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, misalkan pemotongan dan lainnya.

“Kita tidak mau ambil resiko. Jika KPM sudah ada silakan hubungi pihak kantor pos atau petugas pos yang menyalurkan,” lanjutnya.

Ia juga mengecam siapapun petugas kantor pos yang bermain dalam penyaluran BST, sebab ini menjadi hak penerima yang diberikan untuk meringkas beban selama pandemi terjadi. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR