pemulihan ekonomi depok
BUKA : Walikota Depok memberikan sambutan pada acara Depok Virtual Expo 2021 secara virtual, Selasa (24/08).

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mengambil fokus perhatian pemulihan ekonomi pada perkembangan dan pertumbuhan UMKM selama masa pandemi virus Korona (Covid-19). Sebagaimana tertuang dalam Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

Melalui Depok Virtual Expo tahun ini, pelaku usaha diajak untuk bertransformasi dan naik kelas.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar perekonomian di Kota Depok segera pulih. Ada beberapa strategi daerah dan arah kebijakan pembangunan ekonomi yang akan ditempuh.

“Kami telah menyusun strategi dan arah kebijakan pembangunan ekonomi di Kota Depok untuk tahun 2022. Seperti, menurunkan angka pengangguran, kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat,” terangnya.

Kemudian, yang kedua yaitu meningkatkan keterampilan tenaga kerja yang berorientasi pada penciptaan wirausaha baru dan pasar kerja berbasis potensi lokal.

“Ketiga, membuka peluang pasar produk berbasis teknologi dan informatika. Terakhir, peningkatan kualitas usaha mikro, kecil dan menengah serta koperasi tentunya. meningkatkan secara peran perdagangan, peran ekonomi kreatif dalam pertumbuhan perekonomian kewilayahan,” ujarnya.

Idris menyebut, sebenarnya ada 1.409 wirausaha baru di Kota Depok selama empat tahun terakhir  telah diberikan pelatihan dari Pemkot Depok melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM). Mulai dari motivasi, dasar-dasar menjadi wirausaha, dilanjutkan dengan pelatihan untuk meningkatkan kapabilitas diri dan produk.

Meski diterpa wabah Covid-19, pengembangan sektor UMKM terus digenjot dengan pemanfaatan program dan inovasi digital. Langkah ini diambil agar meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pertumbuhan ekonomi tinggi yang ditopang oleh kewirausahaan dan ekonomi kreatif. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya