TPA Cipayung 500 ton sampahnya dialihkan ke Nambo
AKTIVITAS TPA: Petugas kebersihan saat mengurai sampah di tumpukan sampah yang terdapat di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Angin segar datang dari dunia kebersihan. Pasalnya pada April 2022, pembuangan sampah Kota Depok dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung ke TPA Nambo Kabupaten Bogor akan terealisasi. Hal ini dipastikan Kepala UPT TPA Cipayung, Dadan Ardan, Selasa (24/8).

“Iya ada kabar terbaru akan bisa terealisasi tahun depan di bulan April. Semoga tidak meleset lagi,” terang Ardan kepada Radar Depok.

Nantinya yang akan dibuang setengah dari volume sampah yang masuk setiap harinya, yaitu sekitar 500 ton sampah setiap hari di buang ke TPA Nambo. Sehingga 500 ton yang ada di TPA Cipayung akan dikelola menggunakan konsep RDF, yaitu sampah diolah menjadi bahan baku semen.

“Nanti untuk RDF juga sedang penjajakan ke investor serta ke perusahaan semen, jadi sampah yang sisa di sini bisa bermanfaat,” tutur Ardan.

Ardan menyampaikan, jika kewenangan sepenuhnya ada di Provinsi Jawa Barat. Namun, arah positif semakin terlihat dalam merealisasikan pembuangan sampah ke Nambo. Ardan menuturkan, memang rencana upaya pembuangan sampah ke TPA nambo sudah lama, tapi selalu meleset dari yang sudah diinformasikan ke  masyarakat. Rencana pengalihan sampah Kota Depok ke TPA Nambo Kabupaten Bogor sejak tahun 2016.

“Insha Allah tidak meleset lagi, karena ini sudah dikomunikasikan langsung ke pak Gubernur Ridwan Kamil,” tegas Ardan.

Dapat dipastikan jika sampah di TPA Cipayung sudah over kapasitas. Dari daya tampung hanya 2,5 juta kubik, sekarang telah lebih dari daya tampung. Setiap harinya ada 1.000 ton sampah yang masuk ke TPA Cipayung, dan diangkut petugas dari sampah hasil rumah tangga.

“Semua dari hasil sampah rumah tangga, baik yang dari rumah makan itu juga sampah rumah tangga kategorinya,” beber Ardan.

Dari 11 Kecamatan yang tersebar, wilayah yang paling banyak menghasilkan sampah rumah tangga adalah Kecamatan Sukmajaya, yang setiap harinya menghasilkan sampah rumah tangga sebesar 200 ton. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR