Pekerja Kota Depok Divaksinasi
VAKSINASI: Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Manto Djorgi meninjau pelaksanaan vaksinasi di PT Xacti, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Sabtu (21/8). FOTO: DAFFA SYAIFULLAH/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemkot Depok bersama lintas sektor terus menggencarkan percepatan vaksinasi covid-19, di antara sasarannya yaitu buruh. Dari 15.000 karyawan perusahaan pada sektor esensial dan kritikal, sekitar 60-70 persen telah divaksin.

Walikota Depok, Mohammad Idris menyebutkan, berdasarkan indeks kependudukan terdapat 1,6 juta warga Kota Depok yang harus disuntik vaksin. Artinya vaksinasi di Kota Depok harus mencapai 20 ribu dosis per harinya.

“Saat ini, kita baru 11 ribu dosis per hari. Jadi tinggal meningkatkan dua kali lipat lagi. Wilayah lain masih banyak yang kurang, empat kali lipat lagi vaksinasi per harinya,” tutur Idris.

Senada, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Depok, Manto menuturkan, pemberian vaksinasi kepada karyawan atau buruh di Kota Depok melalui tiga metode pelaksanaan. Pertama, lewat vaksinasi gotong royong yang dikoordinasikan Kamar Dagang Indonesia (KADIN) dan Asosiasi Pengusaha Indonesia. Kedua, yang digelar Pemkot Depok bersama TNI/Polri.

“Serta vaksinasi mandiri oleh perusahaan. Maksudnya, sarana dan prasarana serta tenaga kesehatan diadakan perusahaan, tetapi vaksinnya dari Pemerintah,” ujar Manto kepada Radar Depok, Minggu (22/8).

Selain itu, keluarga karyawan serta warga di sekitar lingkungan perusahaan juga menjadi sasaran dari pemberian vaksinasi Covid-19. Seperti contoh yang dilaksanakan PT. Xacti, Sabtu (21/8).

Hingga saat ini, Manto menyebut, menurut informasi beberapa perusahaan sektor Kritikal dan Esensial sekitar 60-70 persen karyawannya telah menerima vaksin.

“Alhamdulillah perusahaan terus memberikan kepedulian kepada masyarakat maupun karyawannya agar terhindar dari wabah Korona. Semoga seluruh upaya dari lintas sektor, Pandemi Covid-19 dapat segera berakhir,” tutur Manto.

Di tempat yang sama, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Seluruh Indonesia (FSPMI) Cabang Kota Depok, Wido Pratikno menuturkan, terdapat belasan ribu karyawan yang bekerja di perusahaan menengah ke atas sektor esensial dan kritikal.

“Totalnya ada 15 ribu karyawan atau buruh. Yang sudah tervaksin sekitar 60-70 persen,” ucap Wido singkat. (rd/daf)

 

Jurnalis: Daffa Syaifullah

Editor: M. Agung HR