bantuan tempat ibadah

RADARDEPOK.COM – Akan ada bantuan operasional masjid dan musala dari Kementerian Agama (Kemenag). Tetapi, bantuan tersebut akan diberikan ke daerah yang terkena dampak pandemi virus Korona (Covid-19).

Total anggaran yang disalurkan pada bantuan operasional masjid dan musala ini adalah sebesar Rp 6,9 miliar untuk masjid dan Rp700 juta untuk musala.

Setiap masjid akan mendapatkan bantuan sebesar Rp20 juta dan musala akan mendapatkan Rp10 juta rupiah.

Seperti yang dilansir website Kemenag www.kemenag.go.id pada 29 Agustus 2021, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Moh. Agus Salim mengungkapkan, bantuan operasional ini dapat digunakan untuk memenuhi keperluan penerapan protokol kesehatan dan penanganan Covid 19 di masjid dan musala.

Berikut persyaratan untuk mendapatkan bantuan operasional masjid dan mushola tersebut:

1. Masjid atau mushola terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) Kementerian Agama.

2. Memiliki rekening bank atas nama masjid dan mushola.

3. Terdampak atau berada pada wilayah Covid-19.

Untuk mendapatkan bantuan operasional Masjid dan Mushola, silahkan ikuti prosedur berikut.

1. Permohonan bantuan mengunggah dokumen permohonan bantuan melalui https:/simas.Kemenag.go.id/page/permohonanbantuan

2. Dokumen permohonan bantuan terdiri dari:

– Permohonan bantuan ditujukan kepada Menteri Agama melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam atau Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah.

– Rekomendasi pada Sistem Informasi Masjid (SIMAS) yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama setempat.

– Fotokopi keputusan susunan kepengurusan.

– Rencana Anggaran Biaya (RAB)

– Fotokopi buku rekening bank atas nama Masjid dan Mushola yang masih aktif

– Surat pernyataan kebenaran dokumen yang ditandatangani oleh Ketua Pengurus bermaterai cukup.

Permohonan bantuan paling lambat 12 September 2021. Untuk cek status permohonan silahkan klik https:/Simas.kemenag.go.id/page/permohonanbantuan/cekstatus. (rd/net)

 

Editor : Pebri Mulya