penyerahan E-KTP buat difabel
PEDULI: Walikota Depok, Mohammad Idris menyerahkan e-KTP kepada 15 anak-anak disabilitas beserta dua nomor induk kependudukan (NIK) di bawah usia 17 tahun, Jumat (13/8)

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota Depok menyerahkan E-KTP (KTP elektronik) kepada 15 anak disabilitas beserta dua Nomor Induk Kependudukan (NIK) di bawah usia 17 tahun. Hal ini sebagai tindak lanjut dari pelayanan WhatsApp Komunitas yang sudah diluncurkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, penyerahan E-KTP dan NIK ini bentuk komitmen Pemerintah terkait permasalahan kependudukan, dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Termasuk di dalamnya kaum difabel.

“Semuanya harus punya NIK, itu adalah hak-hak anak bangsa. Jadi, masalah kependudukan harus menyeluruh,” ujarnya kepada Radar Depok, Jumat (13/8).

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Nuraeni Widayatti menjelaskan melalui layanan Whatsapp Komunitas yang diperuntukkan untuk yayasan, perkumpulan disalibilitas ataupun perwakilan sekolah dan rumah sakit. Pihaknya telah melakukan perekaman secara jemput bola dan penyerakan langsung e-KTP dan NIK kepada anak-anak disabilitas YPLB Beji.

“Hal ini menjadi penting bagi kita, pertama untuk mendapatkan NIK, kedua kita cek ternyata belum pada punya KTP. Tahap selanjutnya setelah pemberian KTP juga akan dibantu pembuatan akte kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA),” terangnya.

Dia menambahkan, adanya kemudahan pengurusan adminduk lewat layanan ini, diharapkan dapat memudahkan seluruh akses pelayanan publik. Seperti BPJS, aspek pendirikan dan lainnya secara gratis.

“Makanya akan simultan membantu yayasan ini terutama anak-anak tadi yang kurang beruntung sehingga dia ditempatkan di panti ini untuk bisa mendapatkan identitasnya,” bebernya.

Jumat (13/8), Pemerintah Kota Depok menyalurkan sebanyak 15 E-KTP beserta dua NIK bagi anak-anak disabilitas di Panti Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Nusantara, Kecamatan Beji. “Kamis (12/8) kita lakukan perekaman, kemudian sore sudah jadi dan hari ini kami bagikan,” katanya.

Sekedar informasi, pemberian administrasi kependudukan (adminduk) ini bertepatan saat penyelenggaraan vaksinasi massal bagi warga disabilitas yang diselenggarakan oleh Korps Brimob Kepolisian Negara Republik Indonesia di Panti Yayasan Pendidikan Luar Biasa (YPLB) Nusantara, Kecamatan Beji. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro