Plt Kepala BKPSDM Depok
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati. FOTO: IST

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Proses seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kota Depok masih terus berlangsung. Saat ini memasuki masa sanggah bagi para pelamar, mulai 4 hingga 6 Agustus 2021. Jadi pelamar yang ingin mengajukan sanggahan masih ada waktu dua hari lagi.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Mary Liziawati menyebutkan, setelah melewati tahapan seleksi administrasi sebanyak 4.156 CASN akan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

“Iya nanti SKD, untuk lokasi dan waktunya masih kami rencanakan. Itu kebijakan ada di BKN. Mau dimana dan kapan pelaksanaannya,” kata Mary kepada Radar Depok.

Saat ini lanjut Mary, masih dalam masa sanggah yang berlangsung dari 4 hingga 6 Agustus. Setelah itu berlanjut pada Jawab Sanggah mulai 4 hingga 13 Agustus.

“Hari ini hari pertama masa sanggah. Sampai sekarang belum ada yang melakukan sanggah,” tutur Mary, Rabu (4/8).

Pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dapat mengajukan sanggahan melalui https://sscasn.bkn.go.id dengan memberikan alasan yang jelas dan dapat diterima. Jika bukti lengkap serta benar, panitia seleksi instansi dapat mengubah pengumuman hasil seleksi administrasi.

Setelah masuk masa sanggah dan jawab sanggah. Panitia akan mengumumkan terkait sanggahannya ditindak lanjuti atau tidak. Keputusan ini berdasarkan keputusan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) 6201/B-KS.04.1/SD/2021.

“Kalau iya memenuhi bukti dan jelas. Kami akan umumkan dan ubah pengumuman yang keterima,” tandas Mary.

Terpisah, Plt Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerjasama BKN, Paryono memastikan jika total kelulusan CASN yang diumumkan belum pasti, sebab masih ada masa sanggah yang berjalan. Seperti tahun lalu, yang terjadi penambahan karena panitia meloloskan beberapa peserta yang lakukan masa sanggah.

“Masih ada perubahan jumlah yang lulus. Masih banyak yang lakukan penyanggahan. Seperti tahun lalu,” ungkap Paryono saat dikonfirmasi Radar Depok, Rabu (4/8).

Paryono menyampaikan, panitia akan melakukan verifikasi dan pengecekan secara teliti, salah satunya pencocokan data diri administrasi, dan lain sebagainya.

Setelah serangkaian masa sanggah, yang berlangsung hingga 15 Agustus. Peserta akan melanjutkan ke SKD. Namun, pihaknya belum menentukan soal keberlangsungan tempat dan waktu SKD. Tetapi dipastikan akan menjalankan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Belum ada pembahasan, buat Depok di mana dan kapan. Tapi yang pasti prokes ketat. Alhamdulillah tahun sebelumnya lancar,” lanjut Paryono.

Sementara itu, Ketua Tim Pengadaan ASN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, pelamar dapat mengajukan sanggahan pada waktu yang telah ditentukan. Yaitu 4 hingga 6 Agustus 2021. Pengajuan sanggahan harus dilakukan melalui laman https://sscasn.bkn.go.id.

’’Perlu diingat bahwa pelamar tidak diperbolehkan memperbarui atau memperbaiki dokumen yang telah diunggah sebelumnya,’’ ujarnya.

Sementara itu, pelamar formasi CPNS yang lulus seleksi administrasi berhak melanjutkan ke tahap SKD. Pelamar formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) berhak melanjutkan ke tahap seleksi kompetensi PPPK non-guru. Keduanya akan dilakukan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

Detail informasi waktu dan lokasi pelaksanaan tes akan diumumkan kemudian, menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah terkait pandemi Covid-19. Karena itu, para pelamar diimbau mengakses laman https://menpan.go.id secara rutin untuk mendapatkan informasi terbaru tentang pengadaan ASN. (rd/arn/jpc)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR