BKM mampang sembako
BAGIKAN : Pengurus BKM Wijaya Mampang bersama Si JUM saat mendistribusikan bantuan sembako kepada para ojek online

RADARDEPOK.COM, MAMPANG – Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Wijaya Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoranmas kembali melakukan aksi sosialnya dengan bagi-bagi sembako kepada masyarakat.

BKM Wijaya di bawah koordinatornya, Agustiar dan bekerjasama dengan Si JUM, memberikan bantuan 100 sembako. Sembako tersebut diberikan kepada 80 sembako Bocah Mampang yang merupakan Komunitas Ojek Online yang berada disekitaran Mampang dan 20 sembako dibagikan kepada anak yatim piatu.

“Alhamdulillah di Jumat berkah ini kami masih bisa memberikan bantuan berupa sembako untuk para ojek online dan anak yatim piatu,” ujar Agustiar kepada Radar Depok (6/8).

Agustiar mengungkapkan, pemberian bantuan ini merupakan kolaborasi BKM Wijaya bersama si JUM. Dirinya sangat bersyukur karena disaat pandemi virus Korona (Covid-19) masih ada gerakan yang perduli.

“4 minggu kemarin kami berbagi kepada warga yang terpapar Covid-19, kali ini kita ingin bagikan ke ojek online,” ungkapnya.

Agustiar menjelaskan, untuk pembagian sembako kepada anak yatim piatu akan dilakukan secara bergiliran di RW1 dan RW2 kelurahan Mampang.

“Kami akan langsung datang ke RW 1 dan RW2 secara gantian, yang pertama nanti kami ke RW1 dahulu,” jelasnya.

Bantuan Sembako yang berisikan bahan pokok sehari-hari ini merupakan bantuan swadaya pengurus BKM Wijaya dan Si JUM. dengan harapan bantuan ini bisa meringankan beban masyaraka yang saat ini sedang menjalani masa PPKM.

“Tentunya kami berharap bantuan ini juga dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan,” tandasnya. 

Ketua Komunitas Bocah Mampang, Robert mengucapkan, terima kasih kepada BKM Wijaya dan Si Jum sudah memperhatikan para ojek online.

“Kami dari Komunitas Bocah Mampang yang merupakan perkumpulan ojek online sangat berterima kasih kepada BKM Wijaya dan Si JUM karena sudah memperhatikan kami disaat pandemi ini,” katanya. (rd/cr1)

 

Jurnalis : Ivanna Yustiani

Editor : Pebri Mulya