Damkar Kejaksaan Gandara
DATANGI KEJAKSAAN: Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Raden Gandara Budiana saat menyambangi Kantor Kejaksaan, beberapa waktu lalu. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK — Kejaksaan Negeri Kota Depok menampik kehadiran dua pejabat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok terkait pemeriksaan dugaan korupsi yang dinanti masyarakat. Namun, sebatas pendampingan ke Seksi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejaksaan Negeri.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu Murdianto menegaskan jika tidak ada pemeriksaan yang terjadi, yang ada memberikan pendampingan kepada teman Damkar yang hadir.

“Tidak ada pemeriksaan hari ini. Yang ada Kadis dan teman Damkar lainnya memberikan penjelasan paparan penanganan Covid-19, yang diminta sama Seksi Datun,” tutur Herlangga kepada Radar Depok, Senin (9/8).

Diketahui, pada Senin (9/8) dua pejabat Damkar hadir menggunakan satu mobil. Keduanya adalah Kepala Dinas Damkar, Raden Gandara Budiana dan Kabid Penanggulan Bencana Denny Romulo Hutauruk. Dari informasi yang dihimpun, keduanya datang sekitar pukul 11.30 WIB dan meninggalkan Kantor Kejaksaan pukul 13.00 WIB.

“Berdua datang satu mobil dinas yang pakai sirine. Pak Gandara juga pakai seragam dinas lengkap,” kata security kantor kejaksaan.

Dari pantauan di lapangan, sekitar lima petugas Damkar penanganan Covid 19 terlihat berada di Kantor Kejaksaan. Hal ini untuk memberikan keterangan terkait penanganan Covid 19 Damkar Depok. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR