tes antigen
TESTING: Pelaksanaan Swab Antigen di UPTD Puskesmas Mampang, Senin (24/5). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Pemerintah kota (Pemkot) Depok terus berbenah diri soal angka testing kasus positif Korona (Covid-19). Saat ini Depok berada pada angka 16.028 selama satu pecan, sedari 26 Juli-1 Agustus 2021. Sementara, Pemerintah Kota Depok menargetkan 5.336 setiap hari.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita mengatakan capaian angka testing di Kota Depok sebanyak 16.028, meliputi tes polymerase chain reaction (PCR) itu 7.394, dan swab antigen 8.634. Data tersebut dihimpun selama sepekan.

“Kami mengkolektif data itu mingguan. Untuk mendapat angka testing itu harus di tracing dulu ,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Kamis (5/8).

Novarita menambahkan, dalam upaya peningkatan angka testing di Kota Depok, pihaknya membuka lowongan bagi tenaga testing, tracing, serta admin. Kemudian, beberapa waktu, bersama PT Drop Global Tech, Pemerintah Kota Depok meresmikan mobil swab keliling.

Saat ini, Ahli Teknologi Laboratorium Medis (ATLM) ada 1 di tiap puskesmas, jika dikalikan 38 puskesmas, maka total 38. Lalu, sudah ada 189 tenaga testing, tracing serta admin yang sudah direkrut, ditambah mobil swab keliling yang disubsidi pemkot. “Nantinya masyarakat yang mau di swab bisa menghubungi RT/RW, kelurahan dan puskesmas setempat,” bebernya.

Adapun, lanjut Novarita, angka testing tersebut masih belum mencapai target harian. Faktornya adalah tidak semua lab dan klinik yang menggelar testing melaporkan hasil pemeriksaannya di sistem database New All Record (NAR).

“Kami meminta seluruh faskes seperti labkesda, puskesmas maupun swab keliling serta klinik swasta untuk menginput hasil pemeriksaan Swab Antigen dan PCR ke NAR. Untuk meningkatkan capaian target tadi,” katanya.

Menurutnya, jika angka testing Covid-19-nya rendah, maka berdampak pada positivity rate atau perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah tes yang dilakukan sebesar 30 persen. “Artinya setiap 100 orang yang diperiksa, maka ada 30 orang yang positif. Semakin banyak yang diperiksa maka positivity rate bisa turun,” ucapnya.

Terpisah, Wakil Walikota Kota Depok, Imam Budi Hartono, menuturkan rekruitmen tracer dan mobil swab keliling diharapkan dapat mendongkrak angka testing di Kota Depok. “Kami akan gencarkan untuk meningkatkan angka testing Covid-19,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar