disdukcapil depok
RESMI: Launching Layanan Komunitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui zoom, Senin (2/8). FOTO : DAFFA/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Dokumen kependudukan Yayasan, perkumpulan disabilitas, perwakilan sekolah maupun rumah sakit kini dapat diakses lebih mudah. Caranya, melalui layanan dokumen kependudukan komunitas. Layanan ini merupakan gagasan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok.

Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widayatti mengatakan, untuk mengakses layanan komunitas, ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi. Diantaranya, perwakilan yayasan maupun instansi terkait harus melakukan perjanjian kerjasama.

“Kemudian menyiapkan petugas sebagai perwakilan sebagai admin layanan komunitas. Kami menyiapkan kontak khusus dalam pelayanan dokumen kependudukan,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, Senin (2/8).

Nuraeni menambahkan, pelayanan komunitas ini tidak dipungut biaya, komitmen ini tertuang dalam perjanjian kerjasama. Apabila kedapatan melanggar, pihaknya akan melakukan tindakan tegas berupa pemblokiran. Layanan Komunitas bukan untuk umum. Tapi hanya untuk warga binaan sosial (WBS) dari panti, yayasan, Forum, Perkumpulan atau sekolah dan prioritas sasaran anak usia 0-18 tahun. “Ketika berjalan persyaratan akan dikirim melalui WhatsApp. Namun jika diperlukan berkas asli juga akan diminta,” tegasnya.

Adapun, lanjut Nuraeni, layanan ini dapat mengkoordinir pembuatan Nomer Induk Kependudukan (NIK), akta kelahiran, akta kematian, dan cetak Kartu Identitas Anak (KIA). Yang dapat diakses melalui layanan Whatsapp khusus di nomor 081285406066.

“Layanan komunitas merupakan upaya untuk terus memberikan pelayanan yang membahagiakan masyarakat. Agar WBS yang ada di rumah singgah dan panti asuhan bisa mendapatkan haknya atas dokumen kependudukan,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono menyampaikan akan mendukung penuh layanan Komunitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Menurutnya, kreativitas Disdukcapil dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak terhalang oleh pandemi.

“Peluncuran layanan WhatsApp Komunitas pelayanan adminduk ini keren. Ini merupakan respons Disdukcapil terhadap perkembangan zaman,” katanya

Menurutnya, terobosan ini harus terus ditingkatkan sehingga memudahkan akses pelayanan masyarakat. Dengan melalui ponsel genggam saja, dokumen kependudukan dapat di urus dari rumah.

“Pelayanan seperti ini akan meminimalisir praktik korupsi. Karena tahapan serta alurnya jelas,” tuturnya.

Dia berharap, melalui layanan Whatsapp Komunitas, dapat menjadi salah satu media terbaik dalam percepatan layanan kependudukan, khususnya bagi anak-anak agar mendapatkan perlindungan. Sehingga, anak-anak akan lebih cepat mendapatkan haknya sebagai warga negara Indonesia sebagai identitas diri.

“Kami ingin memenuhi dokumen kependudukan bagi warga yang kurang beruntung, karena dengan memiliki dokuman kependudukan maka akan lebih mudah akses ke pelayanan sosial lainnya seperti kesehatan,pendidikan, bantuan sosial, dan lain-lain,” tandasnya. (daf/rd)

Jurnalis : Daffa Syaifullah 

Editor : Fahmi Akbar