situ pengarengan dikeruk
RAPIKAN : Alat berat yang digunakan untuk membersihkan gulma, sampah, serta sendimen lumpur di Situ Pangarengan, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menurunkan dua alat berat guna mengangkat gulma dan sampah, serta sendimen lumpur dari dasar Situ Pengarengan, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukmajaya.

Kepala DPUPR Kota Depok, Dadan Rustandi menjelaskan, pihaknya memanfaatkan dua alat berat, yakni Truxor dan Ampibi. Alat-alat tersebut akan terus dioperasikan.

“Kami mengerjakan pembersihan gulma, sampah, juga mengangkat sendimen lumpu dari dasar Situ secara bersamaan,” ujarnya kepada Radar Depok, Kamis (26/08).

Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Truxor hanya diperuntukkan mengangkat gulma dan sampah yang ada di setu, sedangkan Ampibi berfungsi untuk mengangkat sedimen lumpur dari dasar Situ Pengarengan.

“Sebelumnya, gulma atau eceng gondok sudah menutupi 70 persen permukaan Situ Pengarengan. Untuk itu, kami mengerahkan alat berat guna mengangkat semua gulma,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Dadan, pembersihan gulma pada Situ tersebut sudah mencapai 60 persen. DPUPR bersama Bidang Sumber Daya Air (SDA) berkomitmen akan menyelesaikan pengerjaan itu.

“Kami sudah lakukan pengangkatan gulma sejak awal Agustus 2021, saat ini progresnya mencapai 60 persen,” bebernya.

Dadan menyebut, pihaknya juga menerjunkan dua regu Satuan Tugas (Satgas) SDA yang terdiri dari 20 orang guna membersihkan di lokasi tersebut. Hal ini lantaran, gulma tumbuh lebih cepat sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut.

“Satgas tetap berada di lokasi selama ada alat berat karena untuk mempercepat proses pembersihan,” tuturnya.

Dadan mengungkapkan, di lokasi juga disediakan satu unit truk. Setelah gulma diangkat dari Situ, kemudian akan dibawa dan di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.

“Setelah diangkat, gulma akan dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Satu unit truk juga sudah kita sediakan,” tandasnya. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya