kartu nikah digital depok
Ilustrasi Kartu Nikah Digital.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Sejalan dengan transformasi kartu nikah fisik menjadi kartu nikah digital yang dicanangkan mulai Agustus 2021. Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok siap menerapkan hal itu guna mempermudah para pengantin.

Kepala Kantor Kemenag Kota Depok, Asnawi mengatakan, transformasi kartu cetak menjadi digital ini berdasarkan Surat Ditjen Bimas Islam B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait Penggunaan Kartu Nikah Digital. Nantinya, setiap pasangan suami istri yang telah sah, bisa mengunduh barcode berisi kartu nikah digital tersebut.

“Sekarang pemberlakukan buku nikah secara fisik itu sudah tidak ada, diganti secara digital online. Jadi seperti kartu vaksin sajalah,” ujarnya kepada Radar Depok, Selasa (10/08).

Dia menambahkan, layanan kartu nikah digital ini, dapat diakses di Kantor Urusan Agama (KUA) masing-masing yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah Web). Kemudian, bagi pasangan calon pengantin perlu mengisi formulir pendaftaran nikah terlebih dahulu melalui Simkah Web di www.simkah.kemenag.go.id.

“Sementara kami habiskan dahulu kartu nikah fisik yang tersisa di KUA. Terkait teknis kartu nikah digital ini, nanti di buku nikah itu ada barcode, dari barcode itu nanti tinggal di scan, kemudian nanti akan muncul data-data dia, kemudian bisa di print,” bebernya.

Asnawi mengaku, sosialisasi mengenai Buku Nikah Digital telah diberikan kepada masyarakat, khususnya calon pengantin melalui penyuluhan. Transformasi digital ini diakui dapat mempermudah urusan pengantin dalam membawa dokumen pernikahan.

“Tujuannya kan agar mempermudah seseorang dalam segi perjalanan kehidupan. Mungkin suatu saat dia terjadi apa-apa dijalan, ditempat kerja yang membutuhkan waktu yang cepat maka dia langsung bisa menunjukan barcode nya kemudian bisa langsung print, bahwa dia sudah menikah,”  tuturnya.

Lebih lanjut jika masyarakat masih memiliki kartu nikah fisik, akan otomatis beralih ke digital.

“Walaupun kartu nikahnya fisik, digitalnya nanti ada, sudah otomatis,” tandasnya.

Sekedar informasi, Kartu nikah digital tidak hanya bisa dimiliki oleh pasangan yang baru nikah. Melainkan juga diperuntukkan bagi pasangan yang sudah lama menikah.

Ada tiga tahapan untuk mengajukan kartu nikah digital bagi pasangan yang sudah lama menikah. Antara lain, pertama, pasangan datang ke Kantor Urusan Agama tempat menikah.

Kedua, data pernikahan dimasukkan ke dalam web Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah). Dan terakhir, kartu nikah digital akan dikirim melalui email dalam bentuk soft file. (rd/daf)

 

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Pebri Mulya