ucok baba dipalak
Ucok Baba.

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Artis sekaligus komedian Ucok Batubara yang akrab disapa Ucok Baba, mengalami ancaman kekerasa oleh seorang preman yang mengaku bernama Idrus.

Ucok Baba mengatakan, dia dipalak seorang preman bernama Idrus di kantornya yang berlokasi di Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, pada Selasa (10/08). 

“Ada pereman datang ke kantor saya ngamuk – ngamuk minta uang,” kata Ucok Baba, kepada Radar Depok, Rabu(11/08). 

Ucok Baba menceritakan, kejadian ini bermula ketika dia baru saja menyelesaikan proses shooting untuk vlog YouTube-nya di bilangan Kelurahan Pasir Putih. Setelah shooting, dia dan rombongan kembali ke kantor yang ada di Kelurahan Pondok Terong untuk beristirahat. 

Belum sempat matanya terpejam di dalam kamarnya, Ucok mendengar ada suara gaduh di luar . 

“Saya kan capek habis shooting sekitar jam 15:00 WIB, udah mana panas kan, terus saya dengar dari dalam kamar ada ribut – ribut kaya suara barang lagi digebukin gitu. Saya keluar dari kamar,” tutur Ucok. 

Setelah keluar kamar, Ucok mendapatkan Idrus yang sedang mengamuk sambil mengancam penghuni kantornya. Idrus meminta sejumlah uang kepada Ucok sambil mengaku pereman terkenal di Depok. 

“Saya lihat dia kondisinya mabuk, dia ngancam saya supaya ngasih uang Rp 500 ribu ke dia sambil bilang siapa yang gak kenal saya (Idrus-red) di Depok ini,” bebernya. 

Ucok yang tidak ingin ada keributan menenangkan Idrus dan mau menuruti permintaan Idrus. Sayangnya, ketika itu di dompet Ucok hanya tersedia uang Rp 200 ribu. akan tetapi Ucok memerintahkan anak buahnya untuk mengambil uang Rp300 ribu lagi dari ATM agar menggenapi permintaan pereman tersebut. 

“Saya kan tidak megang banyak cash, saya suruh tunggu dulu. Dia malah marah sambil mengamuk lagi, karena dia anggap saya menghina dia. Untung anak buah saya megangin dia jadi dia cuma bisa teriak – teriak doang,” terangnya. 

Idrus pun akhirnya melunak dia keluar dari kantor Ucok sembari menunggu uang yang dia minta. Akan tetapi setelah 15 menit menunggu, uang tambahan tak kunjung datang. Dia pun kembali masuk ke dalam sambil mengamuk. 

“Setelah 15 menit menunggu dia masuk lagi sambil ngamuk – ngamuk karena anak buah saya belum datang. Nah di situ ada orang yang videokan dan di share ke sosmednya, jadilah viral seperti sekarang,” imbuhnya. 

Setelah anak buah Ucok datang dan memberi sisa uang yang diminta, Idrus pun langsung pergi meninggalkan lokasi. Beberapa jam kemudian, Binmas setempat mendatangi lokasi kejadian, disusul Tim Jaguar Polrestro Depok, dan Idrus pun ditangkap. 

“Saya tidak tahu polisi datang, karena saya tidak laporan, setelah ditangkap saya memilih jalur damai karena saya memang pantang untuk menarik kembali apa yang sudah saya beri,” pungkasnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya