Oleh : Nyimas Syifa Maulidia

 

KEBERHASILAN pemberantasan penyakit menular memberikan harapan besar bagi vaksin dan pengendalian penyakit menular. Pengalaman ini berkontribusi pada Program Perluasan Imunisasi (EPI),yang diperkenalkan pada tahun 1974 oleh Organisasi Kesehatan Dunia(WHO). Program vaksinasi yang komprehensif dikembangkan dan menjadi landasan intervensi kesehatan masyarakat yang baik.Meskipun peningkatan Covid-19 cukup mengesankan, tingkat cakupan vaksinasi menunjukkan ada ruang untuk perbaikan menurut laporan dari Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 melaporkan sebanyak 16.451.288 jiwa warga indonesia telah melakukan vaksin secara lengkap.

Pelayanan vaksinasi dapat mewujudkan potensinya untuk meningkatkan kesehatan jika ada pendanaan yang memadai dan dapat diandalkan untuk memastikanpeningkatan cakupan. Pendanaan yang tidak mencukupi adalah salah satu hambatan utama untuk menyediakan akses vaksin di negara berpenghasilan rendah , yang seringkali membutuhkan sumber keuangan eksternal untuk melengkapi anggaran pemerintah. Namun, negara-negara berpenghasilan tinggi mungkin juga berjuang untuk menjaga agar anggaran vaksin  tetap berkelanjutan, terutama ketika vaksin baru diperkenalkanmeskipun sebagian besar pemerintah nasional berinvestasi lebih banyak dalam program  vaksin tingkat cakupan target yang lebih tinggi meningkatkan biaya. Banyak organisasi pengembangan kapasitas juga berkontribusi pada keberhasilan program imunisasi. Progam vaksinasi gotong royongakan menjadi strategi pemerintah untuk mempercepat proses memutus rantai penyebaran Covid-19jenis vaksin yang disediakan  yaitu  Sinopharm, Moderna dan Cansino.

Namun, strategi komunikasi yang menyertai progam vaksin harus mendorong dukungan yang berkelanjutan oleh petugas pelayanan kesehatan dan membuat permintaan kepada petugas. Untuk mendorong penerimaan vaksin strategi komunikasi dengan cara memberikan edukasi kepada remaja dan dewasa muda untuk mengambil peran untuk kampanye vaksinasi yang harus sesuai dengan populasi yang akan divaksinasi partisipasi selebriti terkenal oleh kaum muda dan melakukan kegiatan kampanye vaksinasi di beberapa universitas dan sekolah. Pemerintah berharap dengan adanya vaksin dapat melindungi masyarakat dan meningkatkan produktifvitas dan kesejahteran. Bila kebijakan pemerintah terhadap vaksin berhasil dilakukan maka masyarakat sehat,keluarga sehat, tatanan masyarakat sehat, maka produktivitas akan meningkat. (*)