bojongsari juara dua biopori
TERIMA PENGHARGAAN : Kasubag Umum, Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan Kecamatan Bojongsari, Bahrudin, menerima piagam penghargaan dan juara, serta hadiah lomba yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Pemerintah Kota Depok. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Kerja keras seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Bojongsari, dalam melaksanakan program pembuatan lubang resapan biopori, akhrinya berbuah manis. Kecamatan Bojongsari dinobatkan sebagai juara dua dalam lomba yang diadakan Pemerintah Kota Depok.

Sekretaris Kecamatan Bojongsari, Zikri Dwi Darmawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam lomba tersebut.

“Terima kasih sekali kepada teman-teman ASN dan non ASN di wilayah Kecamatan Bojongsari yang telah berpartisipasi dengan semangat membuat lubang resapan biopori,” kata Zikri, Senin (23/8).

Dia mengatakan, penyelenggaraan lomba ini cukup menantang dan berat, lantaran pelaksanaanya bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan, sehingga banyak waktu yang dimundurkan untuk pelaksanaan pembuatan lubang ini.

“Walaupun start lomba ini setelah Lebaran dan lebih dahulu kecamatan lain, namun itu justru menjadi motivasi untuk mendapat hasil terbaik. Karena itu, kami tetap bersyukur bisa mendapatkan juara kedua dalam Lomba Lubang Resapan Biopori yang diselenggarakan Pemkot Depok,” ujarnya.

Dengan raihan ini, dirinya berharap semua elemen masyarakat yang ada dapat terus memperbanyak pembuatan biopori dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya dalam ajang lomba.

Mudah-mudahan dengan program pembuatan Lubang Resapan Biopori yang dicanangkan Walikota Depok, Mohammad Idris beberapa waktu lalu bisa dilaksanakan secara berkesinambungan oleh elemen masyarakat, sehingga lingkungan ini akan menjadi lestari,” imbuhnya.

Lubang biopori sangat bermanfaat dalam rangka pelestarian lingkungan hidup, seperti mengurangi genangan saat musim hujan, menampung sampah organik untuk menjadi pupuk. “Karena itu, harus tetap diperbanyak,” pungkasnya. (rd/dra)

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Junior Williandro