bulan dana pmi
PEMANTAPAN : Pengurus PMI Kota Depok bersama Pemerintah Depok saat bertemu dengan Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono, guna memastikan pelaksanaan Bulan Dana Kemanusiaan PMI 2021. ist

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok punya terobosan baru dalam perhelatan Bulan Dana Kemanusiaan. Mereka menyediakan fasilitas digital (QRIS), agar masyarakat bisa mudah ambil bagian.

Kepala PMI Kota Depok, Dudi Mir’az menerangkan, jika konsep bulan dana selalu mengikuti perkembangan yang dapat memudahkan masyarakat dan berbagai pihak, untuk turut serta dalam kemanusiaan.

“Alhamdulilah ini bisa berjalan. Kami memang memudahkan masyarakat untuk ikut bersama menyukseskan bulan dana ini,” ungkapnya.

Kata dia, masa pandemi masih memaksa untuk membatasi kontak fisik. Sehingga panitia berusaha melayani masyarakat yang ingin menyalurkan sumbangan kemanusiaan melalui digital.

Untuk melakukan sumbangan kemanusiaan, masyarakat dapat menyambangi Indomaret terdekat untuk meminta barcode QRIS, lalu menunjukan barcode yang di dapat dari PMO, yaitu NMID :ID 20211078272626.

“Nanti akan ada tata cara jika Sudan scan barcode. Sumbangan seikhlasnya masyarakat. Terima kasih telah berkenan membantu kegiatan kemanusiaan,” ungkap Dudi.

Sementara, Ketua Panitia Bulan Dana Kemanusiaan PMI Depok, Imam Budi Hartono, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama membantu kegiatan kemanusiaan serta kegiatan PMI akan kemanusiaan.

“Mari berdonasi dan berbagi melalui PMI Depok. Insha Allah menjadi keberkahan sesama umat,” kata Wakil Walikota Depok itu.

Tentunya, kata Imam, semoga donasi yang diberikan dari masyarakat menjadi sebuah keberkahan dan bermanfaat kepada sesama. Sebab yang telah di donasikan masyarakat akan membantu dunia kemanusiaan di Kota Depok lewat relawan PMI yang selalu siap.

Diketahui, PMI Kota Depok memasang target Bulan Dana Kemanusiaan mencapai Rp2 miliar. Konsep penggalangan donasi juga masih menyasar pada sekolah, instansi pemerintahan, lembaga vertikal, aparat keamanan.

Perbedaan penggalangan dana kegiatan ini hanya membedakan melalui digital agar dapat menyasar kepada seluruh lapisan dan elemen masyarakat. Hal lainnya juga agar tidak adanya titik berkerumun dalam kegiatan penggalangan dana. (rd/arn)

Jurnalis : Arnet Kelmanutu

Editor : Junior Williandro