kebakaran gudang tenda kerugian
PEMADAMAN : Petugas DPKP masih melakukan upaya pemadaman gudang tenda yang terbakar. FOTO : INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK 

RADARDEPOK.COM, CINANGKA – Kobaran api yang melalap gudang penyimpanan tenda dan alat pernikahan di Kelurahan Cinangka, Kecamatan Bojongsari, nampaknya belum mampu ditaklukkan petugas Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok. Sampai saat ini, api masih terus berkobar di beberapa sisi bangunan. 

Kanit Reskrim Polsek Sawangan, Iptu Hakim Dali Munte mengatakan jika proses pemadaman masih terus berlangsung sejak pagi hingga sore hari, mengingat api yang membara begitu besar. 

“Masih belum padam, kemungkinan Pukul 18:00 WIB baru bisa dipadamkan,” kata Iptu Hakim. 

Dia menyebutkan, saat ini pihaknya sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Maka dari itu, saat ini pihaknya sudah meminta Labfor Polres Metro Depok, untuk mencari tahu penyebab awal kebakaran. 

“Belum bisa disimpulkan penyebabnya apa, masih menunggu Labfor. Tapi berdasarkan informasi dari saksi, api pertama kali muncul dari mes karyawan yang berada tidak jauh dari lokasi,” bebernya. 

Dia menambahkan, kerugian yang dialami pemilik gudang tenda bisa mencapai Rp 20 milyar. Hal ini lantaran banyaknya pernak pernik dan ornamen pernikahan yang hangus terbakar api.

“Di dalam gudang ini banyak barang antik juga , kaya stupa dan lainnya, kan harganya mahal – mahal itu,” pungaksnya. (rd/dra)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar

Editor : Pebri Mulya