Tausiyah Ramadan Wakil Walikota Depok
Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Jabatan lima camat di Kota Depok masih kosong. Sejauh ini, masih diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Antara lain, Camat Beji, Camat Cipayung, Camat Limo, Camat Tapos, dan Camat Sawangan.

Sebab itu, Pemkot Depok berencana segera mengisinya. Namun belum bisa dalam waktu dekat. Pasalnya, masa jabatan (setelah dilantik) Walikota Depok, Mohammad Idris dan Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono, belum enam bulan.

Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Marry Liziawati menjelaskan, Walikota Depok belum dapat melantik langsung, tanpa seizin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Saat ini belum bisa melantik langsung, harus mendapat persetujuan Mendagri,” ujarnya kepada Radar Depok, Sabtu (31/7).

Marry menuturkan, proses pemilihan jabatan camat definitif, tidak ada yang namanya open bidding atau lelang. Karena open bidding hanya dilakukan bagi eselon II saja.

“Camat eselon III A, tidak open bidding. Yang open bidding hanya eselon II,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, terkait jabatan camat yang sekarang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), masih menunggu genap enam bulan jabatannya.

“Kalau kami belum enam bulan, jadi belum bisa melakukan itu tanpa seizin dari Kemendagri,” terangnya.

Pihaknya sudah mengirim surat permohonan ke Kemendagri terkait pengisian jabatan yang kosong, untuk mendapatkan izin mutasi. Jika telah mendapat persetujuan, maka akan segera dilakukan.

“Mudah-mudahan enam bulan atau menunggu kami sedang melayangkan surat ke Kemendagri, sehingga bisa segera melakukannya (mutasi),” ucapnya.

Imam berharap, satu atau dua minggu kedepan, sudah ada jawaban atas persetujuan dari permohonan mutasi tersebut. “Dalam waktu satu atau dua minggu. Tapi kalau sudah tanggal 26 Agustus (genap enam bulan), berarti kami tidak perlu surat izin Kemendagri,” tandasnya. (rd/daf)

Jurnalis : Daffa Syaifullah

Editor : Junior Williandro