Foto Sanggar Kinang Putra Topeng Cisalak
INSPIRATIF: Pelatih dari Sanggar Kinang Putra, Andi Supardi (tengah) saat mendampingi anak-anak bimbingannya ketika akan tampil membawakan tarian khas Berawi. FOTO: DOKUMEN PRIBADI FOR RADAR DEPOK

Mengenal Lebih Dekat Pemilik Sanggar Kinang Putra, Andi Supardi (2) 

RADARDEPOK.COM, Sebagai pelaku seni dan penerus kebudayaan Sanggar Kinang Putra, Andi Supardi selalu berusaha menampilkan yang terbaik. Terutama dalam hal melestarikan kebudayaan Betawi, yang sudah mendarah daging.

Laporan : Lutviatul Fauziah 

Berkarya sejak 1974 pada seni Betawi, khususnya Tari Topeng Cisalak tampil dari panggung ke panggung, ternyata membuahkan hasil luar biasa.

Memang tidak ada usaha yang sia-sia. Itulah ungkapan tepat untuk menggambarkan sosok Andi Supardi yang gigih dalam meneruskan darah seni, dari kakek dan encangnya.

Ayah tiga orang anak ini, begitu lihai menari topeng Betawi hingga memainkan musik gambang kromong. Di sanggar miliknya pun alat musik sangat lengkap, mulai dari gambang kromong kemor, kromong gendang, slendro, saron, rebab, kenong, kecrek, kenceng gong, kempul dan lainnya.

Andi dipercaya tampil diberbagai kesempatan, bahkan hingga mewakili Indonesia ke ranah Internasional, demi mengenalkan seni Betawi ini. Bahkan tahun 1992, dirinya pertama kali mewakili Indonesia ke Belanda. Setelah itu, dilanjut dengan negara-negara lainnya seperti Afrika Selatan, Rusia, Jerman, Prancis, Yunani, Beijing, dan Barcelona selama tiga bulan. Bahkan, sebelum pandemi Covid-19 menyerang dirinya baru kembali dari Dubai.

“Bahkan harusnya kembali lagi ke Dubai untuk tampil di sana. Tetapi karena pandemi, sehingga seluruh aktivitas termasuk seni dibatalkan,” ucap pria asli Betawi itu.

Baik untuk tampil di kedutaan ataupun acara besar yang dihadiri perwakilan penggerak seni dari berbagai negara. Ini tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi pria berusia 60 tahun. Meski demikian, dia tak pernah pelit ilmu. Kesenian yang sudah turun temurun juga dibagikan kepada siapapun yang memiliki kemauan untuk melestarikan kebudayaan.

Ketua RW7, Kasman menuturkan, dalam keseharian Andi sangat berbaur dengan masyarakat sekitar. Bahkan ia selalu turut serta pada setiap kegiatan warga. Pihak lingkungan pun sangat senang, karena Andi membagikan ilmunya kepada anak-anak sekitar. Agar kebudayaan Betawi terus berjaya dan tidak punah.

“Terlebih, saat ada kegiatan-kegiatan seni di lingkungan, beliau sangat luar biasa dan mau membantu kami,” ucap Kasman. (bersambung)

 

Jurnalis: Lutviatul Fauziah

Editor: M. Agung HR