Kebersihan margo city
TINGKATKAN KEBERSIHAN : Dua petugas kebersihan Margo City Mall saat melakukan pembersihan pada lantai utama mall. Rabu (19/8/2020). ARNET/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM – Teriakan masyarakat, pedagang dan pengusaha di Kota Depok didengar pemerintah. Kendati Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 diperpanjang sampai 16 Agustus 2021, ada sejumlah aturan yang dirubah. Misalnya seperti, pusat perbelanjaan atau mal, industri dan tempat ibadah diperbolehkan. Tapi ada sejumlah syarat yang mesti dipatuhi.

“Atas arahan presiden, maka PPKM Level 4 di Jawa Bali akan diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus 2021,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi atau Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan dalam Konferensi Pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/8).

Menurut Luhut penerapan PPKM Level 4 di Jawa-Bali sejak 3-9 Agustus 2021 kemarin, telah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data yang didapat, terjadi penurunan kasus sebanyak 59,6 persen dari puncak kasus pada 15 Juli di 2021 lalu.

“Penerapan perpanjangan PPKM Level 4 sejak 3 Agustus hingga 9 Agustus di Jawa Bali menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Dari data yang didapat penurunan telah terjadi 59,6 persen dari puncak kasus di 15 Juli di 2021 yang lalu,” terang Luhut.

Tak hanya itu, Luhut juga mengungkapkan jumlah kematian di Jawa-Bali juga semakin menurun. Meskipun diakui kondisinya masih fluktuatif di masing-masing provinsi. “Jumlah kasus kami juga melihat jumlah kematian di Jawa-Bali semakin menurun, meskipun kondisinya masih bisa dikatakan fluktuatif di masing-masing provinsi,” ungkap Luhut.

Pada perpanjangan kali ini, Luhut menyebut pemerintah akan melakukan uji coba pembukaan mal atau pusat perbelanjaan secara gradual di wilayah PPKM Level 4. Tentunya, uji coba ini dilakukan dengan implementasi protokol kesehatan ketat. “Uji coba pembukaan pusat perbelanjaan atau mal akan dilakukan di kota Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Semarang,” jelas dia.

Luhut menuturkan, mal di empat wilayah tersebut dibuka dengan kapasitas 25 persen selama sepekan ke depan. Hanya pengunjung yang sudah divaksinasi dapat masuk ke mal dan harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Sementara anak usia di bawah 12 tahun dan lebih dari 70 tahun akan dilarang untuk masuk ke dalam mal atau pusat perbelanjaan. “Selain itu, untuk industri esensial berbasis ekspor, minggu ini akan disusun SOP protokol kesehatan agar minggu depan, mulai 17 Agustus 2021, untuk beberapa kota di level 4 dapat menerapkan 100 persen staf yang dibagi minimal dalam 2 shift,” ujar dia.

Penyesuaian aturan level 4 juga dilakukan untuk tempat ibadah. Menurut Luhut, kabupaten atau kota di wilayah level 4 pada perpanjangan kali ini dapat melakukan ibadah dengan kapasitas maksimum 25 persen atau maksimal 20 orang. Dalam kesempatan yang sama, Luhut juga menyampaikan angka kepatuhan memakai masker mencapai 82 persen. Angka itu meningkat 5 persen dibandingkan periode Februari-Maret 2021 lalu.

Sementara itu, Ketua Komunitas Warung Tegal Nusantara (Kowantara), Mukroni mengaku, sudah pasrah terhadap pemerintah yang tak kunjung memiliki kebijakan kongkret. Dia ingin agar Pemerintah Kota Depok dapat menetapkan kebijakan untuk berlangsungnya PPKM Level 4 yang meringankan para penjual makanan. “Intinya kami sudah pasrah terhadap pemerintah yang tidak ada kebijakan mendukung pedagang,” tuturnya.

Dia menegaskan,  sudah tidak memiliki harapan apapun kepada pemerintah. Dia hanya ingin ketegasan PPKM. Misal dalam satu bulan dilakukan “lockdown” ketat dimana semua warga dalam posisi berada dirumah saja.

” Kami sudah tidak berharap lagi sama pemerintah. Berjuang mandiri saja. Pokoknya kami hanya ingin pemerintah memberikan kebijakan yang pasti. Misal, dalam satu bulan masyarakat dalam posisi off atau di rumah saja,” tegasnya.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Depok, Fajar Prawinto juga menjelaskan, PPKM masih berlanjut di Level 4. Dan diperbolehkan pengunjung untuk ke mal, akan tetapi memiliki syarat usia dibawah 12 tahun dan diatas 70 tahun tidak boleh masuk mal. Dan juga harus memiliki kartu vaksinasi. “Masyarakat sudah diperbolehkan masuk mal, tetapi masih menunggu aturan dari Walikota Depok,” tegasnya.

Terpisah, Pakar  Epidemologi UI, Iwan Ariawan mengatakan, perpanjangan PPKM Level 4 ini sesuai dari indikator,  yang jelas dan setiap satu minggu dipantau oleh Kemenkes. Setiap Kabupaten PPKM-nya sesuai dengan indikator yang sudah ditetapkan dibeberapa kabupaten yang turun. “Setiap kabupaten dan kota PPKM-nya sudah sesuai dengan indikatornya. Beberapa kabupaten sudah ditetapkan. Jawa-Bali masih level 4,” tegasnya.(cr1/rd)

Jurnalis : Ivanna Yustiani 

Editor : Fahmi Akbar