boks keduas ivana
KOMPAK : Komunitas Gondrong Sepeda saat berkumpul dengan anggotanya. IST

RADARDEPOK.COM – Seiring perjalanannya mendirikan komunitas, Randy dan  tiga sekawannya memiliki ide untuk membuat baju yang akan menjadi ciri khas komunitas Gondrong Sepeda.

Laporan: Ivanna Yustiani

Seiring perjalanan gondrong sepeda-an muncullah ide seperti membuat sebuah baju yang akan dijadikan ciri khas komunitas tersebut. Yuliadi yang merupakan ilustratornya pun mulai membuat logo dan art, untuk baju yang akan dijualnya. Tak disangka, desain yang dibuat Yuliadi diapresiasi teman-teman dari komunitas lain.

Pada saat, kaos yang dibuatnya sudah 100 persen tercetak, dia mulai menjual di akun instagramnya. Dari penjualan tersebut, kaos yang dibuat Yuliadi itu terjual sebanyak 40 buah.

“Yuliadi sebagai ilustrator di gondrong sepedahan mulai bikin logo dan art untuk kaos yg akan kita jual nanti, ternyata desain yang dibikin sangat di terima temen temen dari komunitas lain, dan tercetak lah 40 pcs di tahap 1,” ungkap pria berkumis itu.

Dampak yang sangat positif bagi kita untuk memperluas dan memperkenalkan komunitas ini di Jabodetabek bahkan se-Indonesia. Sempat ada beberapa orang yang menanyakan jenis sepeda yang digunakan Gondrong sepedahan karena terlihat unik dan lucu.

Kehebohan anak-anak kecil pun terjadi ketika melihat Randy serta teman-temannya bersepeda, dikarenakan jenis sepeda itu sangat digemari anak-anak.  “Anak-anak heboh, karena sepeda yang kita pakai merupakan sepeda yang mereka suka. Kelihatannya seperti sepeda yang ada di game GTA,” katanya.

Begitu banyak yang pertanyaan danel enthusiat seperti itu dari orang-orang yang masih awam mengetahui sepeda ini. Kemudian dirinya mengedukasi kepada orang-orang yang bertanya.  Bahwa ini sepeda vintage era 1960-1980an ada yang jenis muscle bike, drag bike, cruiser, ada yang merk Benny, Simking, Chopper Raleigh, Poland, schwinn. “Beberepa sepeda ini sudah jarang bahkan tidak di produksi lagi di pasar,” jelasnya.

Begitu antusias dari jawaban dari Randy dan kawan-kawannya. Beberapa orang pun ingin membeli sepeda seperti mereka. Seiring perjalanannya gondrong sepedahan menjadi peluang rejeki, di kala pandemi yang dimana ekonomi lagi merosot tetapi Randy mendapat rejeki nomplok.

Beberapa keuntungan juga di dapat dari member lainnya, yaitu Yuliadi sebagai ilustrator merch gondrong sepedahan, komunitas lain pun sangat kagum dengan desain kaos gondrong sepedahan yang di buat Yuliadi. Bahkan, ada yang request bikin desain di pihaknya.

“Komunitas cruiser bike Indonesia salah satunya yang menyerahkan job desain untuk kaos komunitasnya, dengan mempercayakannya kepada yuliadi member gondrongsepedahan,” tandasnya. (bersambung)

Editor : Fahmi Akbar