mengenal KWACCI
BERDISKUSI : Ketua KWACCI, Fahmi Akbar (tengah) sedang berdiskusi dengan anggota KWACCI mengenai dunia cupang. INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

Tren memelihara ikan cupang hias tidak hanya merambah kalangan umum di Kota Depok. Akan tetapi, wabah kecintaan terhadap ikan hias yang memiliki keindahan dan keanggunan ini juga merambah sekelompok wartawan di Depok. Tidak hanya memelihara, untuk menyatukan hobi mereka dalam memelihara ikan cupang, beberapa wartawan di Depok membentuk wadah komunitas bernama Komunitas Wartawan Cinta Cupang Indonesia (KWACCI).

Laporan : Indra Abertnego Siregar

RADARDEPOK.COM, Seorang pria paruh baya dengan rambut dan jenggot yang mulai memutih, tampak begitu asik mengganti air di toples tempat menaruh ikan cupang hias miliknya, yang berjumlah puluhan toples.

Pria itu adalah Fahmi Akbar, Ketua KACCI. Mengganti air cupang atau yang biasa dia sebut menguras, rutin dilakukannya setiap pulang kerja. Pria yang berprofesi sebaga Redpel di Harian Radar Depok ini, menganggap kegiatan menguras air cupang merupakan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Ada puluhan toples nih yang harus di kuras dan diganti air baru. Ya hitung-hitung olahraga dikitlah sepulang kerja,” ucap Amoy, sapaan akrabnya.

Selain Amoy, ternyata di Depok ada lagi beberapa wartawan yang juga memiliki hobi yang sama denganya. Bahkan, mereka sampai membuat komunitas bernama KWACCI.

Nama KWACCI ini, lahir dari mulut seorang petani ikan cupang hias di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, tempat Amoy biasa berburu bahan ikan cupang hias dan juga pakan ikannya.

Nama KWACCI itu awalnya diberikan penjual ikan Cupang di Sukatani. Waktu itu saya baru kenal dia, dia tanya saya kerja apa, saya bilang wartawan. Lalu dia nyeletuk, kenapa gak ajak temen wartawan lain aja untuk pelihara ikan cupang hias terus bikin deh komunitas KWACCI,” tutur Amoy menceritakan sejarah KWACCI.

Perkataan penjual cupang itu pun melekat di pikiran Amoy. Sepanjang jalan dia memikirkan pembentukan KWACCI di Depok.

Sepanjang jalan di motor, saya mikir siapa yah temen wartawan yang punya cupang hias di Depok. Sampai rumah saya iseng buka status Whatsapp, terus melihat beberapa teman wartawan dari media lain memposting status foto ikan cupang. Nah dari situ langsung timbul niat untuk membuat KWACCI ini,” jelasnya. (bersambung)

Editor : Junior Williandro