stasiun kereta PPKM
PERSYARATAN KRL: Suasana Pengguna Commuterline di Stasiun Depok Baru setelah diperpanjang kembali PPKM Level 3 di Kota Depok. FOTO: ARNET KELMANUTU/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK –- Meski Pemerintah telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus dari Level 4 menjadi Level 3. Namun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum merubah ketentuan naik Kereta Api baik lokal maupun jarak jauh.

VP Public Relaions KAI, Joni Martinus, menerangkan jika KAI masih mengacu pada SE Kemenhub No 58 Th 2021 dan SE Satgas Penanganan Covid-19 No 17 Th 2021. Dimana syarat naik KA Jarak Jauh untuk level 3 dan level 4 tetap sama dan untuk penggunaan Surat Tugas atau sejenisnya bagi KA Lokal masih diberlakukan.

“Syarat menggunakan KA Jarak Jauh dan KA Lokal sejauh ini masih tetap belum ada perubahan. Namun, kami siap mengikuti jika ada perubahan ketentuan dari pemerintah,” lanjutnya.

Dia menjelaskan, PT KAI secara konsisten menerapkan persyaratan perjalanan menggunakan Kereta Api secara ketat. Bahkan, pihaknya telah menolak keberangkatan 3.439 calon pelanggan karena tidak sesuai persyaratan seperti berusia di bawah 12 tahun serta tidak membawa kartu vaksin atau surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/Rapid Test Antigen yang masih berlaku. “Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” terang Joni.

Joni memaparkan, pihaknya mencatat jumlah pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal pada periode 17-23 Agustus sebanyak 129.915 pelanggan dengan rata-rata pelanggan harian sebanyak 18.559 pelanggan. Menurut Joni, jika dibandingkan dengan rata-rata pelanggan harian KA Jarak Jauh dan Lokal pada periode seminggu sebelumnya yakni 10-16 Agustus 2021 sebanyak 17.757 pelanggan. Maka, pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal pada 17-23 Agustus turun 4,3 persen.

Untuk itu, guna mempercepat terbentuknya herd immunity, KAI menyediakan 16 stasiun untuk pelaksanaan vaksinasi gratis bagi pelanggan dan masyarakat. Pada periode 3 Juli hingga 23 Agustus 2021. “Total sebanyak 31.799 orang telah divaksin di stasiun,” ungkap Joni.

Joni menegaskan, KAI secara konsisten menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat sejak berada di stasiun maupun selama dalam perjalanan kereta api. Apabila pengunjung membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi call center atau media sosial, serta web resmi PT KAI.  Perlu diketahui, beberapa  persyaratan lengkap perjalanan menggunakan KA Lokal, pertama, Hanya berlaku bagi pekerja di Sektor Esensial dan Sektor Kritikal yang dibuktikan dengan STRP atau Surat Keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah setempat atau Surat Tugas dari pimpinan perusahaan.

“Lalu poin kedua, Pelanggan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun,” terangnya.

Sementara, salah satu penumpang PT KAI di Stasiun Depok Baru, Ito Kusmawan menambahkan, bahwa tidak ada perubahan meski PPKM diperpanjang, bahkan turunnya level 3 PPKM tetap tidak ada pelonggaran. “masih tetap di minta STRP, aturan tetap sama tidak ada perubahan,” jelas saat dikonfirmasi.

Penerapan Rapid rest secara acak juga masih dilakukan di Stasiun, meski tidak setiap hari. Namun penerapan ini masih dilakukan untuk mengetahui setiap kondisi kesehatan penumpang. “Masih ada, tapi tidak setiap hari. Hanya beberapa kali waktu itu saya lihat. Tapi saya tidak kebagian karena diberlakukan secara acak,” tandas Ito di Stasiun Depok. (rd/arn)

 

Jurnalis: Arnet Kelmanutu

Editor: M. Agung HR